Edukasi Pentingnya Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Laboratorium bagi Siswa SMK Analis Mandala Bhakti Palopo
DOI:
https://doi.org/10.59563/singkerru.v2i2.342Keywords:
Edukasi K3, Laboratorium, Pembelajaran ParsipatifAbstract
Kegiatan praktikum di laboratorium sekolah menengah kejuruan memiliki potensi risiko kecelakaan kerja yang cukup tinggi apabila tidak disertai dengan pemahaman yang memadai mengenai keselamatan dan kesehatan kerja. Kondisi ini menunjukkan perlunya upaya edukasi untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan siswa dalam menerapkan prosedur keselamatan kerja. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai keselamatan kerja di laboratorium serta mendorong terbentuknya budaya kerja yang aman. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan secara luring selama dua hari melalui tahapan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan melibatkan siswa sebagai peserta utama, dengan pendekatan penyuluhan, penyampaian materi, diskusi partisipatif, serta evaluasi menggunakan kuesioner berbasis digital. Materi yang diberikan meliputi konsep dasar keselamatan kerja, penggunaan alat pelindung diri, serta pencegahan kecelakaan kerja di laboratorium. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta yang ditunjukkan melalui kenaikan skor kuesioner setelah kegiatan. Sebagian besar peserta mengalami peningkatan pemahaman mengenai konsep keselamatan kerja serta mampu menjelaskan kembali prosedur keselamatan di laboratorium. Pada aspek kemampuan menjelaskan prosedur, terjadi pergeseran dari kategori belum memahami menjadi cukup memahami dan memahami. Selain itu, peserta menunjukkan peningkatan kesadaran dan minat terhadap penerapan keselamatan kerja, yang ditandai dengan partisipasi aktif selama kegiatan serta respon positif terhadap program yang dilaksanakan. Kegiatan ini memberikan manfaat dalam meningkatkan kesiapan siswa dalam melaksanakan praktikum secara aman serta mendukung terbentuknya budaya keselamatan kerja di lingkungan sekolah. Pendekatan edukasi yang mengintegrasikan penyampaian materi dan keterlibatan aktif peserta terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa terhadap keselamatan kerja di laboratorium.
References
Arifin, Z., Hidayat, T., & Prasetyo, A. (2021). Pemanfaatan Teknologi Digital dalam Evaluasi Pembelajaran. Jurnal Teknologi Pendidikan, 23(1), 60–70. https://doi.org/10.21009/jtp.v23i1.20345
Fitriani, N., Rahmawati, D., & Saputra, H. (2022). Efektivitas Pembelajaran Aktif Dalam Meningkatkan Pemahaman Konsep Siswa. Jurnal Pendidikan Sains Indonesia, 10(2), 120–130. https://doi.org/10.24815/jpsi.v10i2.24567
Hidayat, R., Siregar, M., & Yuliana, D. (2020). Efektivitas Pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Bagi Siswa SMK. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 15(1), 85–92. https://doi.org/10.15294/kemas.v15i1.23012
Hidayati, S., Pranoto, Y., & Kusuma, A. (2022). Hubungan Minat Belajar Dengan Peningkatan Hasil Belajar Siswa Pada Pendidikan Vokasi. Jurnal Pendidikan Vokasi Indonesia, 12(1), 45–53. https://doi.org/10.21831/jpvi.v12i1.47892
Kurniawati, D., Setiawan, B., & Lestari, R. (2021). Pembelajaran Berbasis Studi Kasus Untuk Meningkatkan Kesadaran Risiko Kerja Siswa. Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan, 27(2), 150–158. https://doi.org/10.21831/jptk.v27i2.41234
Lestari, D., & Kurniawan, B. (2023). Pengaruh Metode Pembelajaran Partisipatif Terhadap Kesadaran K3 siswa SMK. Jurnal Pendidikan Vokasi, 13(1), 50–60. https://doi.org/10.21831/jpv.v13i1.51234
Nugroho, A., Wibowo, S., & Rahman, F. (2022). Analisis Tingkat Literasi Keselamatan Kerja Pada Siswa Sekolah Kejuruan. Jurnal Pendidikan Teknik, 11(2), 130–138. https://doi.org/10.26740/jpt.v11n2.p130-138
Prasetyo, A., & Hadi, S. (2020). Pengaruh Pembelajaran Kontekstual Terhadap Perilaku Keselamatan Kerja Siswa. Jurnal Pendidikan Teknik Mesin, 20(1), 25–32. https://doi.org/10.21831/jptm.v20i1.30145
Pratama, R., & Wulandari, S. (2020). Evaluasi Penerapan Keselamatan Kerja di Laboratorium Sekolah. Jurnal Pendidikan Sains Indonesia, 8(2), 110–118. https://doi.org/10.24815/jpsi.v8i2.16789
Putri, N., Handayani, S., & Kholifah, I. (2021). Model Pelatihan Berbasis Praktik dalam Meningkatkan Kompetensi K3. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 5(2), 198–205. https://doi.org/10.20473/jpkm.v5i2.27890
Rahmawati, L., Sari, D., & Utami, R. (2019). Tingkat Kepatuhan Penggunaan APD Pada Siswa Laboratorium. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 11(1), 75–82. https://doi.org/10.20473/jkl.v11i1.2019.75-82
Ramadhan, F., Putra, A., & Wijaya, R. (2023). Pengaruh Metode Diskusi Terhadap Kemampuan Komunikasi Ilmiah Siswa. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia, 12(1), 66–74. https://doi.org/10.15294/jpii.v12i1.38921
Santoso, H., Prabowo, A., & Laksmi, D. (2022). Integrasi K3 dalam Pendidikan Vokasi untuk Meningkatkan Kesiapan Kerja. Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan, 28(1), 90–100. https://doi.org/10.21831/jptk.v28i1.44123
Sari, M., Fitriani, A., & Dewi, R. (2021). Analisis Risiko Kecelakaan Kerja di Laboratorium Pendidikan. Jurnal Ilmu Lingkungan, 19(1), 40–48. https://doi.org/10.14710/jil.19.1.40-48
Suryani, E., Wibowo, D., & Nugraha, A. (2022). Pengaruh Peningkatan Pengetahuan K3 Terhadap Perilaku Keselamatan Kerja Siswa. Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja, 6(2), 100–108. https://doi.org/10.20473/jk3.v6i2.34567
Utami, R., & Sari, D. (2021). Peran Interaksi Sosial Dalam Meningkatkan Pemahaman Konsep Siswa. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 28(3), 210–218. https://doi.org/10.17977/jpp.v28i3.45678
Widodo, E., Sutrisno, & Purnomo, H. (2019). Pengaruh Pelatihan K3 Terhadap Sikap Keselamatan Kerja Siswa. Jurnal Pendidikan Teknik Mesin, 19(2), 140–148. https://doi.org/10.21831/jptm.v19i2.27654
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Ika Triwati, Siti Khaeratul Mukarramah, Baso Amir

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Pernyataan Lisensi Creative Commons CC BY 4.0
Anda diperbolehkan:
- Berbagi — menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun;
- Adaptasi — menggubah, mengubah, dan membuat turunan dari materi ini untuk kepentingan apapun, termasuk kepentingan komersial.
Pemberi lisensi tidak dapat mencabut ketentuan di atas sepanjang Anda mematuhi ketentuan lisensi berikut ini.
- Atribusi — Anda harus mencantumkan nama yang sesuai, mencantumkan tautan terhadap lisensi, dan menyatakan bahwa telah ada perubahan yang dilakukan. Anda dapat melakukan hal ini dengan cara yang sesuai, namun tidak mengisyaratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- Tidak ada pembatasan tambahan — Anda tidak dapat menggunakan ketentuan hukum atau sarana kontrol teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan lisensi ini.








