Edukasi dan Praktik Penggunaan APD untuk Meningkatkan Penerapan K3 pada Pekerja Konstruksi Sektor Informal CV. Arumi Design Kota Palopo

Authors

  • Ika Triwati Politeknik Dewantara
  • Irhamni Nuhardi Politeknik Dewantara
  • Dewi Astuti Baco Politeknik Dewantara

DOI:

https://doi.org/10.59563/singkerru.v4i1.340

Keywords:

Budaya Keselamatan Kerja, Pekerja Konstruksi , Edukasi K3, Sektor Informal

Abstract

Sektor konstruksi merupakan salah satu bidang pekerjaan dengan tingkat risiko kecelakaan kerja yang tinggi, terutama pada pekerja sektor informal yang umumnya belum memiliki pemahaman dan penerapan keselamatan kerja yang memadai. Rendahnya penggunaan alat pelindung diri serta kurangnya kesadaran terhadap risiko kerja menjadi permasalahan utama yang dihadapi pekerja konstruksi di bawah koordinasi CV. Arumi Design Kota Palopo. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran pekerja dalam menerapkan keselamatan dan kesehatan kerja melalui edukasi dan praktik penggunaan alat pelindung diri. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan selama tiga hari yang meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan inti mencakup edukasi budaya keselamatan kerja, pelatihan praktik penggunaan alat pelindung diri, serta skrining kesehatan pekerja. Edukasi dilakukan menggunakan media leaflet, sedangkan pelatihan dilakukan melalui demonstrasi langsung di lokasi proyek. Peserta kegiatan adalah pekerja konstruksi yang terlibat langsung dalam aktivitas pembangunan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai risiko kerja, fungsi, dan cara penggunaan alat pelindung diri. Seluruh peserta mampu mempraktikkan penggunaan alat pelindung diri dengan benar, meskipun sebagian masih memerlukan penguatan dalam memahami jenis dan standar penggunaannya. Peningkatan kesadaran juga terlihat dari perubahan perilaku pekerja yang mulai menggunakan alat pelindung diri secara lebih konsisten. Kegiatan skrining kesehatan memberikan manfaat tambahan berupa deteksi awal kondisi kesehatan pekerja, sementara pemberian alat pelindung diri membantu mendukung penerapan keselamatan kerja secara langsung. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan edukasi yang dikombinasikan dengan praktik langsung dan dukungan fasilitas efektif dalam meningkatkan penerapan keselamatan kerja pada pekerja konstruksi sektor informal serta memperkuat keterlibatan aktif masyarakat dalam menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman.

References

Andriani, D., Yusuf, M., & Harun, S. (2022). Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Keselamatan Kerja Pada Pekerja Konstruksi Informal. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 21(1), 45–54. https://doi.org/10.14710/jkli.21.1.45-54

BPJS Ketenagakerjaan. (2022). Laporan Statistik Kecelakaan Kerja Indonesia.

Fauzi, M., Raharjo, K., & Putri, S. (2021). Analisis Risiko Kesehatan Pada Pekerja Konstruksi Akibat Paparan Lingkungan Kerja. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 20(2), 134–142. https://doi.org/10.14710/jkli.20.2.134-142

Firmansyah, A., Putri, D., & Lestari, R. (2020). Pentingnya Skrining Kesehatan Pada Pekerja Sektor Konstruksi. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 15(2), 120–128. https://doi.org/10.15294/kemas.v15i2.19876

Gunawan, A., Prasetyo, B., & Hidayat, R. (2022). Pengaruh Ketersediaan Alat Pelindung Diri Terhadap Kepatuhan Pekerja Konstruksi. Jurnal Keselamatan dan Kesehatan Kerja, 11(2), 95–104. https://doi.org/10.24853/jk3.11.2.95-104

Hapsari, D., Lestari, N., & Wulandari, R. (2022). Efektivitas Pelatihan Berbasis Praktik Dalam Meningkatkan Penggunaan APD Pada Pekerja Konstruksi. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 17(1), 23–31. https://doi.org/10.14710/jpki.17.1.23-31

Hidayat, T., Prabowo, A., & Kurniawan, D. (2020). Pengaruh Pemberian Alat Pelindung Diri Terhadap Kepatuhan Pekerja Konstruksi. Jurnal Kesehatan Kerja Indonesia, 12(2), 101–110. https://doi.org/10.20473/jkki.v12i2.2020.101-110

International Labour Organization. (2021). Safety and Health in Construction Sector.

Kurniawan, B., Santoso, T., & Wijaya, H. (2021). Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Kepatuhan Penggunaan APD. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 16(1), 33–41. https://doi.org/10.14710/jpki.16.1.33-41

Lazuardi, F., Nugraha, A., & Santoso, D. (2023). Peningkatan Perilaku Keselamatan Kerja Melalui Pendekatan Edukasi Partisipatif. Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional, 18(1), 45–53. https://doi.org/10.21109/kesmas.v18i1.5678

Lestari, D., Handayani, S., & Putri, R. (2023). Strategi Peningkatan Budaya Keselamatan Kerja Pada Sektor Informal. Jurnal Keselamatan dan Kesehatan Kerja, 11(1), 45–56. https://doi.org/10.24853/jk3.11.1.45-56

Nasution, H., Siregar, M., & Harahap, R. (2022). Efektivitas Intervensi Edukasi Terhadap Perilaku Keselamatan Kerja Pada Sektor Informal. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 13(2), 101–109. https://doi.org/10.26553/jikm.2022.13.2.101-109

Prakoso, A., Wibowo, T., & Kurniawan, H. (2020). Edukasi Berbasis Konteks Kerja Dalam Meningkatkan Pemahaman K3 Pekerja Konstruksi. Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan, 5(2), 88–96. https://doi.org/10.29244/jtsl.5.2.88-96

Pratiwi, N., Setiawan, B., & Nugraha, A. (2021). Analisis Faktor Risiko Kecelakaan Kerja Pada Proyek Konstruksi Di Indonesia. Jurnal Teknik Sipil, 28(3), 210–220. https://doi.org/10.5614/jts.2021.28.3.5

Putra, M. A., Wulandari, S., & Rahmawati, L. (2022). Efektivitas Media Leaflet Dalam Meningkatkan Pengetahuan K3 Pekerja. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 17(2), 89–98. https://doi.org/10.14710/jpki.17.2.89-98

Rahman, F., Yusuf, M., & Siregar, H. (2019). Pengaruh Pelatihan Berbasis Praktik Terhadap Peningkatan Keselamatan Kerja. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 10(1), 34–42. https://doi.org/10.26553/jikm.2019.10.1.34-42

Ramli, S. (2019). Sistem Manajemen Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Pada Proyek Konstruksi. Jurnal Teknik Industri, 20(2), 101–109. https://doi.org/10.22219/jtiumm.vol20.no2.101-109

Saputra, R., Hidayat, T., & Prasetyo, E. (2021). Intervensi Terpadu Dalam Meningkatkan Budaya K3 Pada Sektor Informal. Jurnal Keselamatan Kerja, 10(2), 77–86. https://doi.org/10.24853/jkk.10.2.77-86

Sari, R., & Nugroho, Y. (2020). Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Perilaku Penggunaan APD Pada Pekerja Konstruksi. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 12(1), 55–63. https://doi.org/10.20473/jkl.v12i1.2020.55-63

Siregar, D., Lubis, Z., & Hasibuan, N. (2022). Pendekatan Partisipatif Dalam Meningkatkan Budaya Keselamatan Kerja. Jurnal Kesehatan Kerja Indonesia, 14(1), 55–63. https://doi.org/10.20473/jkki.v14i1.2022.55-63

Wibowo, A., Santoso, B., & Hidayah, N. (2021). Skrining Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan Penyakit Akibat Kerja. Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional, 16(2), 123–131. https://doi.org/10.21109/kesmas.v16i2.4123

Wijayanti, E., Putra, A., & Rahmawati, L. (2023). Pengaruh Metode Demonstrasi Terhadap Keterampilan Penggunaan APD Pada Pekerja Konstruksi. Jurnal Rekayasa Konstruksi, 9(1), 12–20. https://doi.org/10.26760/jrk.v9i1.12-20

Yuliana, S., Handayani, T., & Kusuma, R. (2021). Peran Edukasi Dalam Meningkatkan Kesadaran Keselamatan Kerja Pada Pekerja Informal. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 16(3), 210–218. https://doi.org/10.15294/kemas.v16i3.25678

Downloads

Published

2024-05-31

How to Cite

Triwati, I., Irhamni Nuhardi, & Dewi Astuti Baco. (2024). Edukasi dan Praktik Penggunaan APD untuk Meningkatkan Penerapan K3 pada Pekerja Konstruksi Sektor Informal CV. Arumi Design Kota Palopo. Abdimas Singkerru, 4(1), 24-34. https://doi.org/10.59563/singkerru.v4i1.340

Issue

Section

Artikel