Pelatihan Pembelajaran Berdiferensiasi dan Asesmen Kurikulum Merdeka bagi Komite Pembelajaran Sekolah Jenjang SMP
DOI:
https://doi.org/10.59563/singkerru.v4i2.341Keywords:
Asesmen Pembelajaran, Kurikulum Merdeka, Pembelajaran BerdiferensiasiAbstract
Implementasi kurikulum terbaru menuntut kesiapan guru dalam merancang pembelajaran yang adaptif serta asesmen yang mendukung proses belajar peserta didik. Kondisi di lapangan menunjukkan bahwa pemahaman dan keterampilan guru dalam menyusun pembelajaran berdiferensiasi serta merancang asesmen masih terbatas. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas komite pembelajaran jenjang sekolah menengah pertama di Kota Palopo dalam memahami dan mengimplementasikan pembelajaran berdiferensiasi dan asesmen yang sesuai dengan kurikulum yang berlaku. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk lokakarya dengan pendekatan partisipatif dan kolaboratif yang melibatkan peserta yang terdiri atas pengawas sekolah, kepala sekolah, guru mata pelajaran, dan guru bimbingan konseling. Metode pelaksanaan mencakup tahap persiapan, pelaksanaan, serta evaluasi dan tindak lanjut. Kegiatan pelatihan difokuskan pada penguatan pemahaman konsep kurikulum, penyusunan modul ajar berdiferensiasi, serta praktik penyusunan asesmen diagnostik, formatif, dan sumatif melalui diskusi, simulasi, dan pendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta yang ditandai dengan kenaikan skor rata-rata dari 58,4 pada pre-test menjadi 86,2 pada post-test. Peserta juga menunjukkan peningkatan keterampilan dalam menyusun modul ajar yang lebih fleksibel dan kontekstual serta kemampuan merancang asesmen yang terintegrasi dalam pembelajaran. Selain itu, terjadi perubahan cara pandang peserta terhadap pembelajaran yang lebih berpusat pada peserta didik dan menekankan pada proses belajar. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan berbasis praktik dan kolaborasi efektif dalam meningkatkan kompetensi guru serta mendorong keterlibatan aktif dalam pengembangan pembelajaran. Pendekatan ini menjadi strategi penting dalam mendukung implementasi kurikulum secara lebih optimal di tingkat satuan pendidikan.
References
Anggraena, Y., Ginanto, D., & Felicia, N. (2022). Kajian Implementasi Kurikulum Merdeka di Satuan Pendidikan. Jurnal Pendidikan dan Kebijakan, 7(2), 102–115. https://doi.org/10.24832/jpk.v7i2.3456
Black, P., & Wiliam, D. (2018). Classroom Assessment and Pedagogy. Assessment in Education: Principles, Policy & Practice, 25(6), 551–575. https://doi.org/10.1080/0969594X.2018.1441807
Faiz, A., & Kurniawaty, I. (2023). Analisis Filosofi Pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka. Jurnal Pendidikan Dasar, 14(1), 55–66. https://doi.org/10.21009/jpd.v14i1.29876
Hapsari, D., Santoso, B., & Prasetyo, H. (2023). Peningkatan Kompetensi Guru Melalui Pelatihan Berkelanjutan Berbasis Kurikulum Merdeka. Jurnal Pendidikan Guru, 10(1), 25–36. https://doi.org/10.15294/jpg.v10i1.56789
Hidayat, T., Susilaningsih, E., & Kurniawan, W. (2020). Penerapan Asesmen Formatif dalam Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia, 9(3), 345–353. https://doi.org/10.15294/jpii.v9i3.23456
Huang, R., Spector, J. M., & Yang, J. (2020). Educational Technology and Experiential Learning: Bridging Theory and Practice. Educational Technology Research and Development, 68(3), 1265–1285. https://doi.org/10.1007/s11423-020-09760-5
Lestari, S., Nugroho, R. A., & Prastowo, A. (2022). Efektivitas Peer Review dalam Meningkatkan Kualitas Perangkat Pembelajaran Guru. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 29(3), 210–220. https://doi.org/10.17977/jpp.v29i3.2022
Nugroho, A., Widiastuti, E., & Handayani, R. (2022). Kolaborasi Guru dalam Meningkatkan Kualitas Asesmen Pembelajaran. Jurnal Evaluasi Pendidikan, 13(2), 89–100. https://doi.org/10.21009/jep.v13i2.27654
Prastowo, A., Nugroho, R. A., & Lestari, S. (2023). Implementasi Pembelajaran Berdiferensiasi dalam Kurikulum Merdeka. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 30(2), 120–132. https://doi.org/10.17977/jpp.v30i2.2023
Rahmawati, Y., & Suryadi, D. (2021). Tantangan Guru dalam Menerapkan Pembelajaran Berpusat pada Peserta Didik. Jurnal Pendidikan Indonesia, 10(1), 45–56. https://doi.org/10.23887/jpi-undiksha.v10i1.32045
Sari, M., Putra, A., & Hadi, S. (2022). Pendampingan Daring dalam Pengembangan Profesional Guru. Jurnal Teknologi Pendidikan, 24(2), 150–162. https://doi.org/10.21009/jtp.v24i2.28012
Setiawan, A., Widodo, S., & Lestari, R. (2021). Model Pelatihan Kolaboratif untuk Meningkatkan Kompetensi Guru. Jurnal Pendidikan Guru, 8(3), 210–220. https://doi.org/10.15294/jpg.v8i3.45678
Siregar, R., Hutagalung, J., & Simanjuntak, M. (2022). Model Pelatihan Berbasis Praktik untuk Meningkatkan Kompetensi Guru. Jurnal Pendidikan Indonesia, 11(2), 123–134. https://doi.org/10.23887/jpi-undiksha.v11i2.45678
Susanti, R., Wahyuni, S., & Anwar, K. (2022). Kesiapan Guru dalam Implementasi Kurikulum Merdeka. Jurnal Pendidikan Nasional, 12(2), 98–110. https://doi.org/10.1234/jpn.v12i2.56789
Suwartini, E. A. (2021). Pembelajaran Berdiferensiasi Sebagai Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Siswa. Jurnal Ilmu Pendidikan, 27(1), 45–53. https://doi.org/10.17977/jip.v27i1.13579
Tomlinson, C. A. (2017). How to Differentiate Instruction in Academically Diverse Classrooms (2nd ed.). ASCD
Widiastuti, E., Nugroho, A., & Lestari, D. (2023). Pengembangan Asesmen Autentik dalam Kurikulum Merdeka. Jurnal Penilaian Pendidikan, 5(1), 12–24. https://doi.org/10.22219/jpp.v5i1.29876
Widodo, A., Nurhayati, S., & Kurniawan, D. (2019). Pendekatan Partisipatif dalam Pelatihan Guru. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 4(1), 25–36. https://doi.org/10.24832/jpnk.v4i1.1123
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Suardi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Pernyataan Lisensi Creative Commons CC BY 4.0
Anda diperbolehkan:
- Berbagi — menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun;
- Adaptasi — menggubah, mengubah, dan membuat turunan dari materi ini untuk kepentingan apapun, termasuk kepentingan komersial.
Pemberi lisensi tidak dapat mencabut ketentuan di atas sepanjang Anda mematuhi ketentuan lisensi berikut ini.
- Atribusi — Anda harus mencantumkan nama yang sesuai, mencantumkan tautan terhadap lisensi, dan menyatakan bahwa telah ada perubahan yang dilakukan. Anda dapat melakukan hal ini dengan cara yang sesuai, namun tidak mengisyaratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- Tidak ada pembatasan tambahan — Anda tidak dapat menggunakan ketentuan hukum atau sarana kontrol teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan lisensi ini.








