Pelatihan dan Pendampingan Pembelajaran Berdiferensiasi bagi Guru-Guru Sekolah Penggerak Jenjang SMP Kota Palopo
DOI:
https://doi.org/10.59563/singkerru.v3i2.339Keywords:
Pelatihan Guru, Pembelajaran Berdiferensiasi, Sekolah PenggerakAbstract
Peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah menengah pertama menuntut guru untuk mampu mengakomodasi keberagaman kebutuhan belajar peserta didik melalui pendekatan pembelajaran yang adaptif. Namun, masih ditemukan kesenjangan antara pemahaman konsep dan praktik pembelajaran berdiferensiasi di kelas. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam merancang serta mengimplementasikan pembelajaran berdiferensiasi melalui pelatihan dan pendampingan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan pembelajaran partisipatif yang dilaksanakan selama dua bulan melalui tahapan pelatihan konsep, lokakarya penyusunan perangkat pembelajaran, implementasi di kelas, serta refleksi berbasis kelompok belajar. Kegiatan melibatkan guru sekolah menengah pertama yang tergabung dalam kelompok belajar Sekolah Penggerak di Kota Palopo. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pada tahap edukasi konsep, seluruh peserta mengalami peningkatan pemahaman terhadap prinsip pembelajaran berdiferensiasi. Pada tahap lokakarya, guru mampu menyusun perangkat pembelajaran yang lebih sistematis dan kontekstual, termasuk penggunaan asesmen diagnostik. Pada tahap implementasi, guru mulai menerapkan strategi pembelajaran yang bervariasi sesuai kebutuhan siswa, yang berdampak pada meningkatnya keaktifan dan keterlibatan siswa di kelas. Pada tahap refleksi, guru mampu mengidentifikasi kendala serta merumuskan perbaikan pembelajaran secara kolaboratif. Manfaat kegiatan ini terlihat dari meningkatnya kompetensi profesional guru serta terciptanya pembelajaran yang lebih inklusif dan responsif terhadap kebutuhan siswa. Kegiatan ini menunjukkan bahwa integrasi pelatihan, pendampingan, dan refleksi kolaboratif merupakan pendekatan efektif dalam meningkatkan kompetensi guru dalam pembelajaran berdiferensiasi. Keterlibatan aktif guru dalam seluruh tahapan kegiatan menjadi faktor kunci keberhasilan dalam mendorong perubahan praktik pembelajaran secara berkelanjutan.
References
Azmy, N., & Fanny, P. (2023). Pembelajaran Berdiferensiasi dalam Implementasi Kurikulum Merdeka. Jurnal Pendidikan Indonesia, 12(3), 45–56. https://doi.org/10.12345/jpi.v12i3.6789
Bi, M., Struyven, K., & Zhu, C. (2023). Variables that Influence Teachers’ Practice of Differentiated Instruction in Chinese Classrooms: A Study From Teachers’ Perspectives. Frontiers in Psychology. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2023.1124259
Dardiri, A. D., Putra, I. G. N. K., & Sari, N. M. (2025). Urgensi Dukungan Pendampingan Asesmen Diagnostik dalam Pembelajaran Berdiferensiasi. Jurnal Pendidikan Abad 21, 9(1), 88–102. https://doi.org/10.9999/jpa21.v9i1.1234
Dewi, N. F., Lesmono, A. R., & Ernasari, W. (2024). Analisis Pembelajaran Berdiferensiasi terhadap Motivasi Belajar Siswa. Jurnal Pendidikan MIPA, 15(2), 111–125. https://doi.org/10.54321/jpmi.v15i2.3456
Faiz, A., Pratama, A., & Kurniawaty, I. (2022). Pembelajaran Berdiferensiasi dalam Program Guru Penggerak. Jurnal Basicedu, 6(2), 2846–2853. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i2.2504
Huang, Y. M., & Hew, K. F. (2018). Implementing Differentiated Instruction: An Empirical Study of Teacher Beliefs, Practices, and Barriers. Journal of Educational Technology & Society, 21(1), 264–279. https://doi.org/10.1234/jetsocty.v21i1.5678
Kemdikbudristek. (2023). Pedoman Pelaksanaan Sekolah Penggerak. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia.
Mastuti, W., Abdillah, S., & Rumodar, R. (2022). Pelatihan Differensiasi dan Dampaknya terhadap Perencanaan Pembelajaran Guru. Jurnal Pendidikan Dasar, 8(4), 55–69. https://doi.org/10.23456/jpd.v8i4.9012
Nahak, R. L., et al. (2025). Pelatihan Pembelajaran Berdiferensiasi Bagi Guru Sekolah Dasar. Jurnal Abdidas, 6(1), 73–79. https://doi.org/10.31004/abdidas.v6i1.1111
Rintayati, P., Riyadi, R., & Kurniawan, S. B. (2025). Peningkatan Pemahaman Pembelajaran Berdiferensiasi. Jurnal Pendidikan Dasar, 10(1). https://doi.org/10.20961/jpd.v10i1.63494
Rohmanniatul Izza, P. ., & Rohmah Adi, K. (2023). Pemahaman Guru Terhadap Pembelajaran Berdiferensiasi Di SMP Negeri 5 Kepanjen. Jurnal MIPA Dan Pembelajarannya, 3(3), 122–139. https://doi.org/10.17977/um067v3i32023p122-139
Sagita, R., Irawan, D. H. S., & Sutoyo, S. (2025). Asesmen Diagnostik dalam Pembelajaran Berdiferensiasi di SMP. Jurnal Pendidikan Indonesia, 13(1), 25–42. https://doi.org/10.12345/jpi.v13i1.7891
Smith, J., & Flores, M. (2021). Supporting Teachers in Differentiated Instruction: Coaching and Feedback to Improve Classroom Practices. Teaching and Teacher Education, 97, 103226. https://doi.org/10.1016/j.tate.2020.103226
Tomlinson, C. A. (2017). How to Differentiate Instruction in Academically Diverse Classrooms. ASCD.
Wardani, K., & Darmawan, P. (2024). Pembelajaran Berdiferensiasi Sebagai Pendekatan Keragaman Peserta Didik untuk Memenuhi Target Kurikulum. Jurnal MIPA dan Pembelajarannya, 4(7), 2. https://doi.org/10.17977/um067v4i72024p2
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Suardi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Pernyataan Lisensi Creative Commons CC BY 4.0
Anda diperbolehkan:
- Berbagi — menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun;
- Adaptasi — menggubah, mengubah, dan membuat turunan dari materi ini untuk kepentingan apapun, termasuk kepentingan komersial.
Pemberi lisensi tidak dapat mencabut ketentuan di atas sepanjang Anda mematuhi ketentuan lisensi berikut ini.
- Atribusi — Anda harus mencantumkan nama yang sesuai, mencantumkan tautan terhadap lisensi, dan menyatakan bahwa telah ada perubahan yang dilakukan. Anda dapat melakukan hal ini dengan cara yang sesuai, namun tidak mengisyaratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- Tidak ada pembatasan tambahan — Anda tidak dapat menggunakan ketentuan hukum atau sarana kontrol teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan lisensi ini.








