Pendampingan Pembelajaran Bahasa Inggris Dasar melalui Pendekatan Communicative Language Teaching bagi Pembelajar EFL Pemula di Kota Palangkaraya
DOI:
https://doi.org/10.59563/singkerru.v6i2.393Keywords:
Bahasa Inggris, Kompetensi Komunikatif, Pendekatan Komunikatif, Pembelajar Pemula, Pembelajaran Non FormalAbstract
Kemampuan berkomunikasi dalam bahasa Inggris menjadi kebutuhan penting pada era globalisasi karena mendukung akses terhadap pendidikan, informasi, teknologi, dan peluang pengembangan karier. Namun, pembelajar bahasa Inggris sebagai bahasa asing pada tingkat pemula masih menghadapi keterbatasan penguasaan kosakata dan struktur bahasa sederhana, rendahnya kepercayaan diri, serta minimnya kesempatan untuk mempraktekkan bahasa Inggris dalam komunikasi sehari-hari. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya kegiatan pendampingan yang tidak hanya menekankan penguasaan materi kebahasaan, tetapi juga memberikan pengalaman menggunakan bahasa secara langsung, aktif, dan bermakna. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berupa pendampingan edukatif-partisipatif yang bertujuan mengoptimalkan pemahaman dan kemampuan komunikasi bahasa Inggris dasar pada komunitas belajar informal di Kota Palangka Raya. Kegiatan melibatkan tujuh pembelajar bahasa Inggris tingkat pemula dan dilaksanakan melalui tiga tahapan utama, yaitu pengenalan bahasa Inggris dasar, penerapan pendekatan Communicative Language Teaching, dan praktik komunikasi bahasa Inggris. Teknik pelaksanaan meliputi penyampaian materi interaktif, diskusi, tanya jawab, kegiatan berbasis tugas, permainan peran, simulasi wawancara, percakapan berpasangan, serta latihan tertulis sederhana. Evaluasi dilakukan menggunakan tanya jawab awal, lembar observasi partisipasi, lembar kerja, praktik percakapan sederhana, dan refleksi peserta. Data hasil kegiatan dianalisis secara deskriptif dengan membandingkan kemampuan awal dan akhir peserta berdasarkan pemahaman materi, keaktifan, ketepatan penggunaan struktur bahasa, keberanian, dan kemampuan berkomunikasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh peserta terlibat aktif dalam setiap tahapan pembelajaran. Peserta mengalami peningkatan pemahaman mengenai kosakata, penggunaan to be, bentuk dasar kata kerja, dan bentuk negatif dalam kalimat sederhana. Peserta juga mulai mampu menyusun kalimat serta melakukan percakapan singkat mengenai aktivitas sehari-hari dengan tingkat keberanian dan kepercayaan diri yang lebih baik. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendampingan bahasa Inggris dasar dalam lingkungan non formal dan komunikatif dapat menjadi alternatif pembelajaran yang efektif untuk menguatkan partisipasi, pemahaman kebahasaan, dan kemampuan komunikasi dasar pembelajar tingkat pemula.
References
Al-Garni, S. A., & Almuhammadi, A. H. (2019). The Effect of using Communicative Language Teaching Activities on EFL Students’ Speaking Skills at the University of Jeddah. English Language Teaching, 12(6), 72–86. https://doi.org/10.5539/elt.v12n6p72
Al-Asmahi, M. I., Novrianti, N., Zuliarni, Z., & Maiziani, F. (2022). Pengembangan Desain Pesan Podcast sebagai Media Pembelajaran Bahasa Inggris. Jurnal Literasi Digital, 2(2), 85–95. https://doi.org/10.54065/jld.2.2.2022.229
Chen, G. (2025). Foreign Language Anxiety and Classroom Silence: Manifestations and Intervention Strategies in EFL Classrooms and Target Language Environments. Lecture Notes in Education Psychology and Public Media, 87, 103–109. https://doi.org/10.54254/2753-7048/2025.BO23864
Davari, H., Hassani, G., Iranmehr, A., & Ghorbanpour, A. (2025). Environmental Communication Through Language Education: Iranian Teachers’ Perceptions on Integrating Environmental Communication Pedagogy into English Language Teaching. Environmental Communication, 19(7), 1342–1358. https://doi.org/10.1080/17524032.2025.2464171
Ghaleb, B. D. S. (2024). Effect of Exam-Focused and Teacher-Centered Education Systems on Students’ Cognitive and Psychological Competencies. International Journal of Multidisciplinary Approach Research and Science, 2(2), 611–631. https://doi.org/10.59653/ijmars.v2i02.648
Hambali, U., & Nasir, N. (2024). Pelatihan Bahasa Inggris menggunakan Travel Guide Book sebagai Pengembangan Pariwisata. Jurnal IPMAS, 4(2), 80–88. https://doi.org/10.54065/ipmas.4.2.2024.469
Hisasmaria, H., & Dama, I. (2025). Students’ Difficulties in using Nominal Sentences of Simple Present Tense at SMP Negeri 3 Duhiadaa. Madani: Jurnal Politik dan Sosial Kemasyarakatan, 17(1), 131–145. https://e-jurnal.unisda.ac.id/index.php/MADANI/article/view/10500
Ismahani, S., Ilmi, V. N., Apriani, M., Siregar, S. K., Ramadhan, S., Batubara, T. A., & Anwar, A. Z. (2026). A Study of Syntactic Errors in English Sentence Construction by EFL Students. Jurnal Pendidikan Tambusai, 10(1), 604–609. https://doi.org/10.31004/jptam.v10i1.35938
Ly, C. K. (2022). English as a Global Language: An Exploration of EFL Learners’ Beliefs in Vietnam. International Journal of TESOL & Education, 3(1), 19–33. https://doi.org/10.54855/ijte.23312
Nunan, D. (2004). Task-Based Language Teaching. Cambridge University Press.
Phoeun, M., & Sengsri, S. (2021). The Effect of a Flipped Classroom with Communicative Language Teaching Approach on Undergraduate Students’ English Speaking Ability. International Journal of Instruction, 14(3), 1025–1042. https://doi.org/10.29333/iji.2021.14360a
Riandini, D. (2025). Peningkatan Kemampuan Pelafalan Bahasa Inggris Siswa SMK Budi Utomo Sokaraja melalui Aplikasi SpeechAce. Jurnal IPMAS, 5(2), 117–126. https://doi.org/10.54065/ipmas.5.2.2025.918
Richards, J. C., & Rodgers, T. S. (2001). Approaches and Methods in Language Teaching (2nd ed.). Cambridge University Press. https://doi.org/10.1017/CBO9780511667305
Richards, J. C., & Rodgers, T. S. (2014). Approaches and Methods in Language Teaching (3rd ed.). Cambridge University Press. https://doi.org/10.1017/9781009024532
Salim, M. N. F. M., Salim, M. S. A. M., Shah, D. S. M., & Kusmawan, U. (2026). Threads and Informal English Language Learning Among University Students. Environment-Behaviour Proceedings Journal, 11(36), 9–15. https://doi.org/10.21834/e-bpj.v11i36.7821
Sari, Y. N., & Margana, M. (2023). YouTube sebagai Media Pembelajaran untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara Siswa di Abad 21. Jurnal Literasi Digital, 3(2), 126–137. https://doi.org/10.54065/jld.3.2.2023.282
Sutrisno, A. B., Fauziah, F., & Razak, F. (2024). Peningkatan Keterampilan Guru PAUD dalam Membuat Media Pembelajaran Berbasis Animasi PowerPoint. Jurnal IPMAS, 4(1), 28–40. https://doi.org/10.54065/ipmas.4.1.2024.468
Tangkelangi, N. I., Kasma, S., Jumarniati, J., Yassa, S., & Cambaba, S. (2025). Transformasi Pembelajaran Bahasa Inggris melalui Artificial Intelligence sebagai Upaya Peningkatan Literasi Digital di SMKN 6. Jurnal IPMAS, 5(2), 65–76. https://doi.org/10.54065/ipmas.5.2.2025.604
Wathawatthana, P., Hongsa, N., Phonchad, P., & Thambunrueang, T. (2025). Breaking the Silence: The Impact of the CLT Method on Grade 12 Students’ Speaking Skills. International Journal of Education & Literacy Studies, 13(2), 612–621. https://doi.org/10.7575/aiac.ijels.v.13n.2p.612
Willis, J. (1996). A Framework for Task-Based Learning. Longman.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nur Annisa Fitri, Nur Aini Shofiya, Nicha Chairunnisa Azahra, Selvi Selvi, Dewi Wijaya Putri, Zaitun Qamariah , Rahmadi Nirwanto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Pernyataan Lisensi Creative Commons CC BY 4.0
Anda diperbolehkan:
- Berbagi — menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun;
- Adaptasi — menggubah, mengubah, dan membuat turunan dari materi ini untuk kepentingan apapun, termasuk kepentingan komersial.
Pemberi lisensi tidak dapat mencabut ketentuan di atas sepanjang Anda mematuhi ketentuan lisensi berikut ini.
- Atribusi — Anda harus mencantumkan nama yang sesuai, mencantumkan tautan terhadap lisensi, dan menyatakan bahwa telah ada perubahan yang dilakukan. Anda dapat melakukan hal ini dengan cara yang sesuai, namun tidak mengisyaratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- Tidak ada pembatasan tambahan — Anda tidak dapat menggunakan ketentuan hukum atau sarana kontrol teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan lisensi ini.








