Pendampingan Pembelajaran Bahasa Inggris Dasar melalui Pendekatan Communicative Language Teaching bagi Pembelajar EFL Pemula di Kota Palangkaraya

Authors

  • Nur Annisa Fitri Universitas Islam Negeri Palangka Raya
  • Nur Aini Shofiya Universitas Islam Negeri Palangka Raya
  • Nicha Chairunnisa Azahra Universitas Islam Negeri Palangka Raya
  • Selvi Selvi Universitas Islam Negeri Palangka Raya
  • Dewi Wijaya Putri Universitas Islam Negeri Palangka Raya
  • Zaitun Qamariah Universitas Islam Negeri Palangka Raya
  • Rahmadi Nirwanto Universitas Islam Negeri Palangka Raya

DOI:

https://doi.org/10.59563/singkerru.v6i2.393

Keywords:

Bahasa Inggris, Kompetensi Komunikatif, Pendekatan Komunikatif, Pembelajar Pemula, Pembelajaran Non Formal

Abstract

Kemampuan berkomunikasi dalam bahasa Inggris menjadi kebutuhan penting pada era globalisasi karena mendukung akses terhadap pendidikan, informasi, teknologi, dan peluang pengembangan karier. Namun, pembelajar bahasa Inggris sebagai bahasa asing pada tingkat pemula masih menghadapi keterbatasan penguasaan kosakata dan struktur bahasa sederhana, rendahnya kepercayaan diri, serta minimnya kesempatan untuk mempraktekkan bahasa Inggris dalam komunikasi sehari-hari. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya kegiatan pendampingan yang tidak hanya menekankan penguasaan materi kebahasaan, tetapi juga memberikan pengalaman menggunakan bahasa secara langsung, aktif, dan bermakna. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berupa pendampingan edukatif-partisipatif yang bertujuan mengoptimalkan pemahaman dan kemampuan komunikasi bahasa Inggris dasar pada komunitas belajar informal di Kota Palangka Raya. Kegiatan melibatkan tujuh pembelajar bahasa Inggris tingkat pemula dan dilaksanakan melalui tiga tahapan utama, yaitu pengenalan bahasa Inggris dasar, penerapan pendekatan Communicative Language Teaching, dan praktik komunikasi bahasa Inggris. Teknik pelaksanaan meliputi penyampaian materi interaktif, diskusi, tanya jawab, kegiatan berbasis tugas, permainan peran, simulasi wawancara, percakapan berpasangan, serta latihan tertulis sederhana. Evaluasi dilakukan menggunakan tanya jawab awal, lembar observasi partisipasi, lembar kerja, praktik percakapan sederhana, dan refleksi peserta. Data hasil kegiatan dianalisis secara deskriptif dengan membandingkan kemampuan awal dan akhir peserta berdasarkan pemahaman materi, keaktifan, ketepatan penggunaan struktur bahasa, keberanian, dan kemampuan berkomunikasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh peserta terlibat aktif dalam setiap tahapan pembelajaran. Peserta mengalami peningkatan pemahaman mengenai kosakata, penggunaan to be, bentuk dasar kata kerja, dan bentuk negatif dalam kalimat sederhana. Peserta juga mulai mampu menyusun kalimat serta melakukan percakapan singkat mengenai aktivitas sehari-hari dengan tingkat keberanian dan kepercayaan diri yang lebih baik. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendampingan bahasa Inggris dasar dalam lingkungan non formal dan komunikatif dapat menjadi alternatif pembelajaran yang efektif untuk menguatkan partisipasi, pemahaman kebahasaan, dan kemampuan komunikasi dasar pembelajar tingkat pemula.

References

Al-Garni, S. A., & Almuhammadi, A. H. (2019). The Effect of using Communicative Language Teaching Activities on EFL Students’ Speaking Skills at the University of Jeddah. English Language Teaching, 12(6), 72–86. https://doi.org/10.5539/elt.v12n6p72

Al-Asmahi, M. I., Novrianti, N., Zuliarni, Z., & Maiziani, F. (2022). Pengembangan Desain Pesan Podcast sebagai Media Pembelajaran Bahasa Inggris. Jurnal Literasi Digital, 2(2), 85–95. https://doi.org/10.54065/jld.2.2.2022.229

Chen, G. (2025). Foreign Language Anxiety and Classroom Silence: Manifestations and Intervention Strategies in EFL Classrooms and Target Language Environments. Lecture Notes in Education Psychology and Public Media, 87, 103–109. https://doi.org/10.54254/2753-7048/2025.BO23864

Davari, H., Hassani, G., Iranmehr, A., & Ghorbanpour, A. (2025). Environmental Communication Through Language Education: Iranian Teachers’ Perceptions on Integrating Environmental Communication Pedagogy into English Language Teaching. Environmental Communication, 19(7), 1342–1358. https://doi.org/10.1080/17524032.2025.2464171

Ghaleb, B. D. S. (2024). Effect of Exam-Focused and Teacher-Centered Education Systems on Students’ Cognitive and Psychological Competencies. International Journal of Multidisciplinary Approach Research and Science, 2(2), 611–631. https://doi.org/10.59653/ijmars.v2i02.648

Hambali, U., & Nasir, N. (2024). Pelatihan Bahasa Inggris menggunakan Travel Guide Book sebagai Pengembangan Pariwisata. Jurnal IPMAS, 4(2), 80–88. https://doi.org/10.54065/ipmas.4.2.2024.469

Hisasmaria, H., & Dama, I. (2025). Students’ Difficulties in using Nominal Sentences of Simple Present Tense at SMP Negeri 3 Duhiadaa. Madani: Jurnal Politik dan Sosial Kemasyarakatan, 17(1), 131–145. https://e-jurnal.unisda.ac.id/index.php/MADANI/article/view/10500

Ismahani, S., Ilmi, V. N., Apriani, M., Siregar, S. K., Ramadhan, S., Batubara, T. A., & Anwar, A. Z. (2026). A Study of Syntactic Errors in English Sentence Construction by EFL Students. Jurnal Pendidikan Tambusai, 10(1), 604–609. https://doi.org/10.31004/jptam.v10i1.35938

Ly, C. K. (2022). English as a Global Language: An Exploration of EFL Learners’ Beliefs in Vietnam. International Journal of TESOL & Education, 3(1), 19–33. https://doi.org/10.54855/ijte.23312

Nunan, D. (2004). Task-Based Language Teaching. Cambridge University Press.

Phoeun, M., & Sengsri, S. (2021). The Effect of a Flipped Classroom with Communicative Language Teaching Approach on Undergraduate Students’ English Speaking Ability. International Journal of Instruction, 14(3), 1025–1042. https://doi.org/10.29333/iji.2021.14360a

Riandini, D. (2025). Peningkatan Kemampuan Pelafalan Bahasa Inggris Siswa SMK Budi Utomo Sokaraja melalui Aplikasi SpeechAce. Jurnal IPMAS, 5(2), 117–126. https://doi.org/10.54065/ipmas.5.2.2025.918

Richards, J. C., & Rodgers, T. S. (2001). Approaches and Methods in Language Teaching (2nd ed.). Cambridge University Press. https://doi.org/10.1017/CBO9780511667305

Richards, J. C., & Rodgers, T. S. (2014). Approaches and Methods in Language Teaching (3rd ed.). Cambridge University Press. https://doi.org/10.1017/9781009024532

Salim, M. N. F. M., Salim, M. S. A. M., Shah, D. S. M., & Kusmawan, U. (2026). Threads and Informal English Language Learning Among University Students. Environment-Behaviour Proceedings Journal, 11(36), 9–15. https://doi.org/10.21834/e-bpj.v11i36.7821

Sari, Y. N., & Margana, M. (2023). YouTube sebagai Media Pembelajaran untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara Siswa di Abad 21. Jurnal Literasi Digital, 3(2), 126–137. https://doi.org/10.54065/jld.3.2.2023.282

Sutrisno, A. B., Fauziah, F., & Razak, F. (2024). Peningkatan Keterampilan Guru PAUD dalam Membuat Media Pembelajaran Berbasis Animasi PowerPoint. Jurnal IPMAS, 4(1), 28–40. https://doi.org/10.54065/ipmas.4.1.2024.468

Tangkelangi, N. I., Kasma, S., Jumarniati, J., Yassa, S., & Cambaba, S. (2025). Transformasi Pembelajaran Bahasa Inggris melalui Artificial Intelligence sebagai Upaya Peningkatan Literasi Digital di SMKN 6. Jurnal IPMAS, 5(2), 65–76. https://doi.org/10.54065/ipmas.5.2.2025.604

Wathawatthana, P., Hongsa, N., Phonchad, P., & Thambunrueang, T. (2025). Breaking the Silence: The Impact of the CLT Method on Grade 12 Students’ Speaking Skills. International Journal of Education & Literacy Studies, 13(2), 612–621. https://doi.org/10.7575/aiac.ijels.v.13n.2p.612

Willis, J. (1996). A Framework for Task-Based Learning. Longman.

Published

2026-07-31

How to Cite

Fitri, N. A., Shofiya, N. A., Azahra, N. C. ., Selvi, S., Putri, D. W., Qamariah , Z., & Nirwanto, R. (2026). Pendampingan Pembelajaran Bahasa Inggris Dasar melalui Pendekatan Communicative Language Teaching bagi Pembelajar EFL Pemula di Kota Palangkaraya . Abdimas Singkerru, 6(2), 209-220. https://doi.org/10.59563/singkerru.v6i2.393

Issue

Section

Artikel