Pengembangan Desa Wisata Rahtawu melalui Peningkatan Kapasitas SDM dalam Pengelolaan dan Jejaring Pariwisata

Authors

  • Radhita Kusuma Wardani Universitas Negeri Semarang
  • Sunarto Sunarto

DOI:

https://doi.org/10.59563/singkerru.v6i1.335

Keywords:

Desa Rahtawu, Desa Wisata, Pemberdayaan Masyarakat

Abstract

Pengembangan desa wisata merupakan salah satu upaya strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan potensi lokal. Desa Rahtawu memiliki potensi wisata alam dan budaya yang cukup besar, namun belum didukung oleh kapasitas sumber daya manusia dan jejaring pariwisata yang optimal. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan desa wisata serta memperkuat jejaring pariwisata melalui pendekatan terpadu. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan yang melibatkan perangkat desa, pengelola badan usaha milik desa, dan kelompok sadar wisata. Kegiatan dilaksanakan selama empat bulan dengan pendekatan partisipatif yang menekankan keterlibatan aktif masyarakat dalam setiap tahapan kegiatan. Materi yang diberikan mencakup pengelolaan desa wisata, pelatihan pemandu wisata, penguatan kapasitas kelembagaan, serta pendampingan promosi berbasis digital. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam pengelolaan desa wisata, khususnya dalam aspek pelayanan wisata, tata kelola kelembagaan, dan pemanfaatan media digital untuk promosi. Kegiatan sosialisasi mampu membangun kesadaran akan pentingnya sinergi antar pemangku kepentingan. Pelatihan pemandu wisata meningkatkan kemampuan komunikasi dan pelayanan kepada wisatawan. Penguatan kapasitas sumber daya manusia mendorong pengelolaan desa wisata yang lebih terstruktur, sedangkan pendampingan promosi memberikan dampak pada meningkatnya visibilitas desa wisata melalui media digital. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan terintegrasi yang melibatkan masyarakat secara aktif mampu meningkatkan kapasitas pengelolaan desa wisata secara berkelanjutan. Integrasi antara penguatan sumber daya manusia dan pengembangan jejaring pariwisata menjadi aspek penting dalam mendukung keberhasilan pengembangan desa wisata.

References

Achsa, A., Verawati, D. M., & Hutajulu, D. M. (2024). Strategi Pengembangan Desa Wisata Berkelanjutan di Kabupaten Magelang: Sustainable Tourism Village Development Strategy in Magelang Regency. EKOMABIS: Jurnal Ekonomi Manajemen Bisnis, 5(02), 221 – 236. https://doi.org/10.37366/ekomabis.v5i02.907

Ayu, J. P., Dwijayanti, A. A. I. P., & Oktaviani, R. C. (2024). Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) Edukatif Berbasis Web Virtual Tour Experience dan Aplikasi Pintar di Desa Sedang Kecamatan Abiansemal Bali. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia, 6(3), 169–175. http://dx.doi.org/10.36722/jpm.v6i3.2617

Darmi, T., & Ririn Harini, R. (2025). Pendampingan Penguatan Kapasitas Kelembagaan Pengelolaan Desa Wisata. JURNAL ABDIMAS SERAWAI, 4(3), 162–169. https://doi.org/10.36085/jams.v4i3.7586

Devi, S. S., & Rahaju, T. (2025). Pengembangan Desa Wisata Berbasis Pemberdayaan Masyarakat di Desa Wisata Simathani Marurup Kabupaten Tulungagung. Jurnal Hukum, Administrasi Publik Dan Negara, 2(3), 24–51. https://doi.org/10.62383/hukum.v2i3.261

Fauzan, S., Wulandari, D., Saputra, S., & Nofriansyah, N. (2025). Pengembangan Desa Wisata Berbasis Kearifan Lokal sebagai Upaya Pemberdayaan Masyarakat Desa Samar, Tulungagung. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPKM) TABIKPUN, 6(3), 225–234. https://doi.org/10.23960/jpkmt.v6i3.243

Gautama, B. P., Yuliawati, A. K., Nurhayati, N. S., Fitriyani, E., & Pratiwi, I. I. (2020). Pengembangan Desa Wisata Melalui Pendekatan Pemberdayaan Masyarakat. BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(4), 355–369. https://doi.org/10.31949/jb.v1i4.414

Hasaelvana, E., Sapita, W., Haikal, M., Maulana, R. D., Haidir, H., & Hartati, L. (2024). Pengembangan Kompetensi Pemandu Desa Wisata dalam Perencanaan Infrastruktur di Pemandian Pijar Jaya Desa Sungai Duren KKN Tematik UIGM. I-Com: Indonesian Community Journal, 4(3), 2373–2382. https://doi.org/10.33379/icom.v4i3.5419

Kumala, G. B. W. N., Raharjo, A. N., Musleh, M., & Lubis, L. (2024). Model Kolaborasi Stakeholders dalam Pengembangan Desa Wisata Ketapanrame Berbasis Pentahelix. Kolaborasi: Jurnal Administrasi Publik, 10(2), 137-157. https://doi.org/10.26618/kjap.v10i2.15366

Pattaray, A. (2021). Wisata Petualangan Berbasis Kearifan Lokal Sebagai Daya Tarik Desa Wisata Di Kabupaten Sumbawa. Jurnal Inovasi Penelitian, 1(10), 2247-2254. https://doi.org/10.47492/jip.v1i10.471

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. (2022). Benahi Wisata Lokal, Akses Wisata Rahtawu Diperlebar. Jatengprov.go.id.

Reindrawati, D. Y. (2023). Challenges of Community Participation in Tourism Planning in Developing Countries. Cogent Social Sciences, 9(1), 2164240. https://doi.org/10.1080/23311886.2022.2164240

Santoso, E., Alimudin, S., Pratiwi, D. N., Virnarenata, E., Rustiati, E. L., Suroso, E., Candra, I. W. T. ., & Suryanto, S. (2022). Pendampingan Pengembangan Potensi Wisata Bentang Alam Padang Savana Desa Braja Harjosari, Lampung Timur. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPKM) TABIKPUN, 3(2), 131-140. https://doi.org/10.23960/jpkmt.v3i2.46

Sari, N. P. ., Ana, S. ., & Muhammad, H. (2022). Meningkatkan Potensi Wisata Edukasi Kampung Nanas Desa Palaan Melalui Event Marketing dan Digital Marketing. I-Com: Indonesian Community Journal, 2(2), 436–444. https://doi.org/10.33379/icom.v2i2.1643

Satibi, I., Mulyana, Y., Alamsyah, K., & Muliawaty, L. (2022). Penguatan Potensi Desa Wisata Berbasis Partisipasi Masyarakat Lokal di Desa Legokjawa Kecamatan Cimerak Kabupaten Pangandaran. JURNAL ABDIMAS SERAWAI, 2(1), 36–46. https://doi.org/10.36085/jams.v2i1.4604

Septeri, D. I., Samsuharjo, S., Apriyani, T., Raharjo, P., & Patria R. (2024). Desa Wisata Pulutan Berbasis Potensi Lokal. Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora, 8(2), 103–113. https://doi.org/10.23887/jppsh.v8i2.72759

Sulistyowati, N., Fitriyani, N., Sasuwang, F. R., Darmawan, G., & Lestari, R. P. (2023). Strategi Pengembangan Desa Wisata Berbasis Masyarakat di Desa Bedono, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak. Jurnal Pendidikan, Bahasa Dan Budaya, 2(1), 222–234. https://doi.org/10.55606/jpbb.v2i1.1175

Tou, H. J., Noer, M., & Lenggogeni, S. (2020). Pengembangan Desa Wisata yang Berkearifan Lokal Sebagai Bentuk Pembangunan Pariwisata Berkelanjutan. Jurnal Rekayasa, 10(2), 95–101. https://doi.org/10.37037/jrftsp.v10i2.63

Triana, E., & Tela. N. (2018). Pengembangan Permukiman Tradisional Minangkabau, Sebagai Desa Wisata Berbasis Budaya di Nagari Rao-Rao, Kabupaten Tanah Datar. Jurnal Rekayasa, 8(2), 187–195. https://doi.org/10.37037/jrftsp.v8i2.32

Wahyuni, L. T. S., Lasmawan, I. W., & Suastika, I. N. (2022). Strategi Digital Marketing Tempat Pariwisata dan Budaya Desa Cempaga Melalui Platform Digital. Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora, 6(3), 343–349. https://doi.org/10.23887/jppsh.v6i1

Widiastuti, A., & Nurhayati, A. S. (2019). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pengembangan Desa Wisata Nganggring Sleman. Jurnal Ilmiah WUNY, 1(1). https://doi.org/10.21831/jwuny.v1i1.26852

Widjanarko, M., Khasan, M., Faqihuddin, A., & Wismar’ein, D. (2024). Pendampingan Pengelolaan Sungai Gelis di Desa Rahtawu, Pegunungan Muria. I-Com: Indonesian Community Journal, 4(1), 258-267. https://doi.org/10.33379/icom.v4i1.3988

Downloads

Published

2026-05-31

How to Cite

Wardani, R. K., & Sunarto, S. (2026). Pengembangan Desa Wisata Rahtawu melalui Peningkatan Kapasitas SDM dalam Pengelolaan dan Jejaring Pariwisata. Abdimas Singkerru, 6(1), 61-73. https://doi.org/10.59563/singkerru.v6i1.335

Issue

Section

Artikel