Penyuluhan Penanganan Panen dan Pascapanen untuk Mendukung Produktivitas Petani
DOI:
https://doi.org/10.59563/singkerru.v5i1.305Keywords:
Panen, Pasca Panen, Penyuluhan, Pengeringan, Produktivitas PetaniAbstract
Kegiatan penyuluhan ini dilaksanakan untuk meningkatkan pemahaman petani terkait teknik panen dan pascapanen padi yang baik sehingga mampu menekan kehilangan hasil dan meningkatkan mutu gabah. Permasalahan utama yang ditemukan di lapangan adalah rendahnya pengetahuan petani mengenai metode panen tepat waktu, perontokan mekanis, teknik pengeringan yang benar, serta penyimpanan yang sesuai standar. Kegiatan pengabdian dilaksanakan melalui penyuluhan, demonstrasi, dan diskusi kelompok. Sebanyak 35 petani mengikuti kegiatan ini dan mendapatkan peningkatan pemahaman sebesar 78% berdasarkan evaluasi pre-test dan post-test. Selain itu, petani mampu menerapkan teknik pengeringan yang sesuai serta memperbaiki cara penyimpanan gabah untuk mengurangi serangan hama gudang. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa penyuluhan berbasis praktik langsung efektif dalam meningkatkan kapasitas petani dan mampu memberikan dampak nyata dalam peningkatan kualitas pascapanen.
References
Arifin, Z., & Wahyudi, A. (2025). Efisiensi pascapanen dan dampaknya terhadap kesejahteraan ekonomi petani di perdesaan. Jurnal Ekonomi Pertanian Terpadu, 13(1), 12–25. https://doi.org/10.31258/jept.13.1.12-25
BSN. (2020). SNI 6128:2020—Gabah. Badan Standardisasi Nasional.
Budiarto, R., Setiawan, B., & Handayani, S. (2023). Implementasi teknologi pertanian 4.0 pada kelompok tani padi untuk efisiensi pascapanen. Jurnal Informatika Pertanian, 32(2), 145–158. https://doi.org/10.21082/ip.v32n2.2023.p145-158
Fauzi, M., Rahmawati, S., & Kurniawan, D. (2022). Perubahan paradigma petani melalui penyuluhan teknologi pascapanen berbasis mutu. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 6(2), 145–160. https://doi.org/10.22146/jpm.v6i2.71234
Hasan, A., Zainuddin, Z., & Bakri, M. (2022). Dampak literasi teknologi pascapanen terhadap kualitas gabah dan pendapatan petani padi. Jurnal Penyuluhan Pertanian, 18(1), 45–58. https://doi.org/10.36626/jpp.v18i1.821
Hasan, M., Fahri, M., & Lubis, Z. (2022). Penerapan teknologi pascapanen untuk peningkatan kualitas gabah di tingkat petani. Jurnal Teknologi Pertanian, 23(2), 145–155.
Hidayat, R., & Sulaiman, A. (2024). Strategi pengurangan food loss pada komoditas padi sebagai upaya pemenuhan kebutuhan pangan nasional. Analisis Kebijakan Pertanian, 22(1), 67–82. https://doi.org/10.21082/akp.v22n1.2024.67-82
Herlina, E., & Kertanadi, D. (2023). Efektivitas metode penyimpanan gabah dalam mencegah serangan hama gudang. Agrosains, 12(1), 33–41.
Kementerian Pertanian. (2021). Laporan kehilangan hasil panen nasional. Badan Litbang Pertanian.
Maulana, A., Ramdhan, T., & Yusuf, S. (2021). Pengaruh penyuluhan terhadap peningkatan kapasitas petani padi. Penyuluhan Pertanian, 17(3), 45–56. Mulyadi, E., & Zulkifli, M. (2023). Faktor sosiologis dan kendala kelembagaan dalam adopsi teknologi pascapanen di tingkat petani. Jurnal Sosiologi Pedesaan, 11(3), 201–215. https://doi.org/10.22500/11202334567
Nugraha, S., Setyono, A., & Ridwan, R. (2021). Kerusakan mutu gabah dalam penyimpanan tradisional dan upaya pengendaliannya. Media Pertanian Indonesia, 9(3), 88–97. https://doi.org/10.33381/mpi.v9i3.2104
Pradana, G., & Handoko, T. (2024). Adaptasi teknologi pengeringan gabah menghadapi anomali cuaca di tingkat kelompok tani. Jurnal Teknik Pertanian Lampung, 13(1), 34–46. https://doi.org/10.23960/jtppl.v13i1.34-46
Prakoso, D., Andini, T., & Fathurrahman, M. (2023). Pengaruh teknik pascapanen terhadap mutu fisik gabah. Jurnal Agroindustri, 14(2), 88–97.
Putra, R., & Santoso, B. (2023). Standardisasi pascapanen sebagai kunci akses pasar beras premium. Agribusiness Journal, 17(2), 101–115. https://doi.org/10.15408/aj.v17i2.28910
Rahman, T., Sudrajat, A., & Hidayat, R. (2020). Analisis perilaku petani dalam penanganan pascapanen padi di tingkat pedesaan. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, 14(2), 112–125. https://doi.org/10.20956/jsep.v14i2.9876
Rahman, F., Lestari, W., & Idrus, A. (2020). Analisis pengetahuan petani terhadap teknik pascapanen berbasis mutu. Jurnal Agribisnis Petani, 9(1), 12–21.
Sugiyanto, A., Handoko, R., & Putra, A. (2021). Peran alsintan dalam meningkatkan efisiensi usaha tani padi. Jurnal Mekanisasi Pertanian, 26(1), 55–63.
Sulistyo, H., Rasyid, M., & Zainuddin, I. (2022). Kinerja power thresher terhadap kehilangan hasil perontokan. Jurnal Teknologi Mesin Pertanian, 7(1), 23–30.
Santika, I., & Ramadhani, F. (2025). Penguatan kelembagaan kelompok tani melalui pengelolaan unit jasa pascapanen kolektif. Jurnal Administrasi Publik dan Desa, 7(1), 56–70. https://doi.org/10.35584/japd.v7i1.120
Sari, D. P., & Utami, M. (2022). Pengaruh umur panen terhadap rendemen dan kualitas fisik beras di tingkat penggilingan. Jurnal Agronomi Indonesia, 50(2), 210–222. https://doi.org/10.24831/jai.v50i2.41205
Sugiyanto, S., Pratama, Y., & Wijaya, H. (2021). Peran mekanisasi pertanian dalam meningkatkan efisiensi usaha tani padi. Jurnal Teknologi Pertanian, 22(3), 201–210. https://doi.org/10.21776/ub.jtp.2021.022.03.1
Wiguna, I. P., Lestari, D., & Hakim, L. (2023). Analisis ekonomi kehilangan hasil panen padi pada berbagai metode perontokan. Jurnal Agribisnis Rural, 11(4), 312–324. https://doi.org/10.37149/jar.v11i4.5678
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Thitin Binalopa

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Pernyataan Lisensi Creative Commons CC BY 4.0
Anda diperbolehkan:
- Berbagi — menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun;
- Adaptasi — menggubah, mengubah, dan membuat turunan dari materi ini untuk kepentingan apapun, termasuk kepentingan komersial.
Pemberi lisensi tidak dapat mencabut ketentuan di atas sepanjang Anda mematuhi ketentuan lisensi berikut ini.
- Atribusi — Anda harus mencantumkan nama yang sesuai, mencantumkan tautan terhadap lisensi, dan menyatakan bahwa telah ada perubahan yang dilakukan. Anda dapat melakukan hal ini dengan cara yang sesuai, namun tidak mengisyaratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- Tidak ada pembatasan tambahan — Anda tidak dapat menggunakan ketentuan hukum atau sarana kontrol teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan lisensi ini.








