Penguatan Pengetahuan Remaja melalui Edukasi Konsumsi Tablet Tambah Darah dan Gizi Seimbang di SMAN 6 Palopo
DOI:
https://doi.org/10.59563/singkerru.v6i2.439Keywords:
Edukasi Kesehatan, Gizi Seimbang, Remaja Putri, Tablet Tambah Darah, Zat BesiAbstract
Remaja putri merupakan kelompok yang membutuhkan perhatian terhadap pemenuhan zat besi karena kebutuhan zat gizi meningkat selama masa pertumbuhan dan adanya kehilangan zat besi melalui menstruasi. Permasalahan yang ditemukan pada mitra berkaitan dengan perlunya penguatan pengetahuan mengenai konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD), penerapan pola makan sehat dan gizi seimbang, serta kemampuan mengenali dan memilih pangan sumber zat besi. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan memperkuat pengetahuan remaja putri melalui edukasi konsumsi TTD dan gizi seimbang serta praktik identifikasi dan pemilihan pangan sumber zat besi. Kegiatan dilaksanakan di SMAN 6 Palopo pada Juni–September 2026 dengan melibatkan 35 siswi kelas XI. Pelaksanaan kegiatan meliputi edukasi konsumsi TTD, edukasi pola makan sehat dan gizi seimbang, serta praktik simulasi identifikasi dan pemilihan pangan sumber zat besi. Monitoring dan evaluasi dilakukan melalui pengamatan keterlibatan peserta, diskusi, tanya jawab, dan kemampuan mengikuti simulasi. Hasil kegiatan menunjukkan peserta terlibat aktif dalam seluruh rangkaian kegiatan, termasuk penyampaian materi, diskusi, pengajuan pertanyaan, dan simulasi pemilihan pangan. Peserta memperoleh pemahaman mengenai manfaat dan cara konsumsi TTD, prinsip gizi seimbang, serta berbagai pilihan pangan sumber zat besi. Kegiatan diharapkan dapat dilanjutkan melalui penerapan pengetahuan dalam kebiasaan sehari-hari dan penguatan edukasi kesehatan remaja oleh pihak sekolah.
References
Alfiah, S., & Dainy, N. C. (2023). Asupan zat besi, vitamin C dan konsumsi tablet tambah darah berhubungan dengan kejadian anemia remaja putri SMPIT Majmaul Bahrain Bogor. Jurnal Ilmu Gizi dan Dietetik, 2(2), 103–108. https://doi.org/10.25182/jigd.2023.2.2.103-108
Alfianti, E. A., Dieny, F. F., Kurniawati, D. M., & Wijayanti, H. S. (2024). Perbedaan asupan zat gizi, pengetahuan anemia, dan kepatuhan konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) pada remaja putri di pesantren dan nonpesantren. Jurnal Gizi Klinik Indonesia, 21(1). https://doi.org/10.22146/ijcn.93227
Ayuningtyas, I. N., Tsani, A. F. A., Candra, A., & Dieny, F. F. (2022). Analisis asupan zat besi heme dan non-heme, vitamin B12 dan folat serta asupan enhancer dan inhibitor zat besi berdasarkan status anemia pada santriwati. Journal of Nutrition College, 11(2), 171–181. https://doi.org/10.14710/jnc.v11i2.32197
Boli, E. B., Al-faida, N., & Ibrahim, N. S. I. (2022). Konsumsi tablet tambah darah, kebiasaan minum teh, dan anemia pada remaja putri di Nabire. Human Care Journal, 7(1), 141–145. https://doi.org/10.32883/hcj.v7i1.1617
Fathony, Z., Amalia, R., & Lestari, P. P. (2022). Edukasi pencegahan anemia pada remaja disertai cara benar konsumsi tablet tambah darah (TTD). Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan, 4(2), 49–53. https://doi.org/10.26714/jpmk.v4i2.9967
Fatriani, R., & Daeli, J. H. (2023). Sumber informasi dan tingkat pengetahuan tentang anemia defisiensi besi dan Tablet Tambah Darah pada remaja putri. Jurnal Kesehatan Poltekkes Kemenkes RI Pangkalpinang, 11(2), 201–213. https://doi.org/10.32922/jkp.v11i2.740
Hariyanto, N., Fatimawati, I., Hastuti, P., Budiarti, A., & Poddar, S. (2022). Relationship between diet patterns and the incidence of anemia among adolescent girls at SMA Giki 1 Surabaya. The Malaysian Journal of Nursing, 14(2), 14–19. https://doi.org/10.31674/mjn.2022.v14i02.003
Kementerian Kesehatan RI. (2023). Buku Saku Pencegahan Anemia pada Ibu Hamil dan Remaja Putri. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Laily, N., Cahyani, L. I., Abdullah, L. K., Mauliana, M., & Patria, S. (2022). Kegiatan pemberdayaan remaja melalui penyuluhan dan pembentukan komunitas remaja sadar anemia terhadap kepatuhan mengkonsumsi tablet tambah darah (TTD). Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 2(3), 1055–1060. https://doi.org/10.54082/jamsi.373
Lilian, E. (2024). Perbedaan pengetahuan, sikap, tindakan terhadap konsumsi Tablet Tambah Darah melalui penyuluhan pada remaja putri di Sekolah Menengah Atas Kota Kayuagung tahun 2023. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 12(5), 318–322. https://doi.org/10.14710/jkm.v12i5.41375
Marselina, M., Rau, M. J., Buchair, H., Rahmania, R., Umar, M., Simbaju, D., & Hartini, D. A. (2023). Penyuluhan anemia dan pemberian Tablet Tambah Darah pada remaja putri. Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(3), 897–903. https://doi.org/10.33860/pjpm.v4i3.1932
Nadiyah, N., Sitoayu, L., & Dewanti, L. P. (2022). Remaja putri pedesaan di Indonesia berisiko anemia dua kali lebih tinggi. Gizi Indonesia, 45(1). https://doi.org/10.36457/gizindo.v45i1.614
Nur, M. P., Dwiyana, A., Suwardoyo, U., Nasriani, N., Nisma, N. N., & Rusman, A. D. P. (2024). Pemberdayaan remaja putri melalui edukasi dan pelaporan konsumsi Tablet Tambah Darah berbasis aplikasi Care dalam menangani kejadian anemia. Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(2), 201–208. https://doi.org/10.33860/pjpm.v5i2.3896
Rahfiludin, M. Z., Arso, S. P., Joko, T., Asna, A. F., Murwani, R., & Hidayanti, L. (2021). Plant-based diet and iron deficiency anemia in Sundanese adolescent girls at Islamic boarding schools in Indonesia. Journal of Nutrition and Metabolism, 2021, 6469883. https://doi.org/10.1155/2021/6469883
Rianti, R., Fatmawati, F., & Suwarni, S. (2022). Tingkat pengetahuan, kepatuhan konsumsi tablet tambah darah dan asupan zat besi (Fe) dengan status anemia pada remaja putri di SMKN 1 Molawe Kecamatan Molawe Kabupaten Konawe Utara. Jurnal Gizi Ilmiah, 9(2), 12–18. https://doi.org/10.46233/jgi.v9i2.728
Samputri, F. R., & Herdiani, N. (2022). Pengetahuan dan dukungan keluarga dengan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah pada remaja putri. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 21(1), 69–73. https://doi.org/10.14710/mkmi.21.1.69-73
Saputri, S. D. A., Hammami, F. F., Iskandar, S. C., Nurjannah, K., Mukaromah, A., & Arifianti, A. P. (2026). Tumbuh Sehat dan Kuat: Peningkatan Pengetahuan Gizi dan Kesehatan Pubertas pada Siswa Sekolah Dasar melalui Program Edukasi Terpadu. Jurnal IPMAS, 6(2), 155–169. https://doi.org/10.54065/ipmas.6.2.2026.1181
Silitonga, H. T. H., Salim, L. A., & Nurmala, I. (2024). A systematic review of iron supplementation’s effects on adolescent girls. Jurnal Gizi Indonesia, 12(2), 60–69. https://doi.org/10.14710/jgi.12.2.60-69
Sufiani, A., Bustamin, S., & Darwin, D. (2026). Pemberdayaan remaja sebagai agen pencegahan stunting berbasis digital di MAN Kota Palopo. Jurnal IPMAS, 6(3), 380–396. https://doi.org/10.54065/ipmas.6.3.2026.1927
Utami, A., Margawati, A., Pramono, D., & Wulandari, D. (2022). Prevalence of anemia and correlation with knowledge, nutritional status, dietary habits among adolescent girls at Islamic boarding school. Jurnal Gizi Indonesia, 10(2), 114–121. https://doi.org/10.14710/jgi.10.2.114-121
World Health Organization. (2018). Weekly iron and folic acid supplementation as an anaemia-prevention strategy in women and adolescent girls: Lessons learnt from implementation of programmes among non-pregnant women of reproductive age. World Health Organization.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Andi Sufiani, Jasmani Jasmani, Syamsumar Bustamin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Pernyataan Lisensi Creative Commons CC BY 4.0
Anda diperbolehkan:
- Berbagi — menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun;
- Adaptasi — menggubah, mengubah, dan membuat turunan dari materi ini untuk kepentingan apapun, termasuk kepentingan komersial.
Pemberi lisensi tidak dapat mencabut ketentuan di atas sepanjang Anda mematuhi ketentuan lisensi berikut ini.
- Atribusi — Anda harus mencantumkan nama yang sesuai, mencantumkan tautan terhadap lisensi, dan menyatakan bahwa telah ada perubahan yang dilakukan. Anda dapat melakukan hal ini dengan cara yang sesuai, namun tidak mengisyaratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- Tidak ada pembatasan tambahan — Anda tidak dapat menggunakan ketentuan hukum atau sarana kontrol teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan lisensi ini.









