Pengembangan Model Cerdas Cermat Inovatif LangkanaE Champion untuk Penguatan Literasi Budaya, Komunikasi, dan Kepemimpinan Pelajar di Kota Palopo

Authors

  • Suaedi Suaedi Universitas Cokroaminoto Palopo

DOI:

https://doi.org/10.59563/singkerru.v6i1.399

Keywords:

Cerdas Cermat Inovatif, Kepemimpinan Pelajar, Kota Palopo, Literasi Budaya, Langkane Champion

Abstract

Pelaksanaan lomba cerdas cermat di sekolah umumnya masih berorientasi pada kemampuan mengingat materi dan kecepatan menjawab sehingga belum sepenuhnya memberikan ruang bagi peserta untuk mengembangkan komunikasi, kerja sama, kepemimpinan, serta pemahaman terhadap budaya lokal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengimplementasikan Model Cerdas Cermat Inovatif LangkanaE Champion sebagai alternatif pembinaan pelajar berbasis budaya Luwu yang mengintegrasikan literasi budaya dengan penguatan kompetensi abad ke-21. Kegiatan dilaksanakan di Kota Palopo dengan melibatkan pelajar SMA, SMK, dan MA se-Tana Luwu melalui tahapan koordinasi dengan mitra, penyusunan materi dan mekanisme kompetisi, pelaksanaan prebriefing, pelaksanaan kompetisi dalam tiga ronde, serta observasi dan evaluasi kegiatan. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai dengan perencanaan serta memperoleh partisipasi aktif dari peserta dan mitra. Model LangkanaE Champion memberikan pengalaman belajar yang lebih interaktif melalui pengintegrasian literasi budaya, komunikasi, kerja sama, berpikir strategis, dan kepemimpinan ke dalam mekanisme kompetisi. Ronde penawaran tertinggi menjadi ciri khas kegiatan karena mendorong peserta berdiskusi, menyusun strategi, mempertimbangkan risiko, dan mengambil keputusan secara kolaboratif. Kegiatan ini juga memperkuat peran perguruan tinggi dalam menghadirkan inovasi pembelajaran berbasis budaya yang dapat dimanfaatkan oleh sekolah dan pemerintah daerah sebagai alternatif pembinaan pelajar. LangkanaE Champion menjadi model kompetisi edukatif yang menawarkan pendekatan baru dalam penguatan literasi budaya melalui pembelajaran yang aktif, kolaboratif, dan kontekstual. Model ini berpotensi direplikasi pada berbagai daerah dengan mengadaptasi karakteristik budaya lokal sehingga dapat memperluas keterlibatan masyarakat dalam pelestarian budaya melalui kegiatan pendidikan.

References

Akbar, E. A., Balqis, & Nurhayati, L. (2023). Peningkatan Keterampilan Komunikasi dan Kolaborasi melalui Penerapan Model Problem Based Learning pada Pembelajaran Biologi. Khazanah Pendidikan, 17(2). https://doi.org/10.30595/jkp.v17i2.18326

Dini, N. A. I., & Rini , E. F. S. (2024). Integration of Local Potential in Science Learning to Improve 21st-Century Skills. IJCER (International Journal of Chemistry Education Research), 8(2), 156–165. https://doi.org/10.20885/ijcer.vol8.iss2.art9

Firdaus, J., Asmuni, A., & Kurniawan, A. (2021). Peran budaya literasi dalam pembentukan karakter dan meningkatkan prestasi belajar siswa di Indramayu. Jurnal Educatio FKIP UNMA, 7(4), 1298–1304. https://doi.org/10.31949/educatio.v7i4.1344

Fitriyah, L., Suryani, S., & Febriyanto, D. (2022). Pendidikan Karakter Berbasis Kearifan Lokal pada Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. GERAM (Gerakan Aktif Menulis), 10(2), 23–31. https://doi.org/10.25299/geram.2022.10582

Hartono, R., Hartoyo, A., & Hairida, H. (2022). Pemanfaatan Budaya Lokal untuk Meningkatkan Kompetensi Global Siswa. Jurnal Basicedu, 6(4), 7573–7585. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i4.3602

Imtiyas, J. H., Suyoto, S., Sutarman, & Huda, C. (2024). Membangun karakter melalui literasi budaya dan kebangsaan pada peserta didik. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 9(3). https://doi.org/10.23969/jp.v9i3.17779

Jaramillo-Mediavilla, L., Basantes-Andrade, A., Cabezas-González, M., & Casillas-Martín, S. (2024). Impact of gamification on motivation and academic performance: A systematic review. Education Sciences, 14(6), 639. https://doi.org/10.3390/educsci14060639

Nurasiah, I., Marini, A., Nafiah, M., & Rachmawati, N. (2022). Nilai kearifan lokal: Projek paradigma baru Program Sekolah Penggerak untuk mewujudkan Profil Pelajar Pancasila. Jurnal Basicedu, 6(3), 3639–3648. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i3.2727

Nurfauziah, A., Yunus, D., & Iskandar, S. (2025). Upaya Meningkatkan Kemampuan Kolaborasi dan Komunikasi Abad 21 melalui Strategi CAPS. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(1). https://doi.org/10.23969/jp.v10i01.22166

Organisation for Economic Co-operation and Development. (2024). Social and emotional skills for better lives: Findings from the OECD Survey on Social and Emotional Skills. OECD Publishing.

Rahayu, R., Rosita, R., Rahayuningsih, Y. S., Hernawan, A. H., & Prihantini. (2022). Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar di Sekolah Penggerak. Jurnal Basicedu, 6(4), 6313–6319. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i4.3237

Sari, D. A., & Supriyadi. (2021). Penguatan literasi budaya dan kewargaan berbasis sekolah di sekolah menengah pertama. Jurnal Citizenship: Media Publikasi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, 4(1), 13–22. https://doi.org/10.12928/citizenship.v4i1.19409

Sari, M. K., Rulviana, V., Suyanti, S., Budiartati, S., & Rodiyatun. (2021). Budaya literasi sebagai upaya pengembangan karakter pada siswa di sekolah dasar Muhammadiyah Bantul Kota. ELSE (Elementary School Education Journal), 5(1). https://doi.org/10.30651/else.v5i1.6382

Setyawati, V., Setiawan, F., & Mirnawati, L. B. (2025). Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Games Tournament (TGT) Berbantuan Media Flipcard di Kelas III Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 10(1). https://doi.org/10.31004/basicedu.v10i1.11580

Sholikhah, N. . (2022). LITERASI BUDAYA DAN KEWARGAAN PADA PEMBELAJARAN ABAD 21. KOLONI, 1(4), 721–727. https://doi.org/10.31004/koloni.v1i4.415

Sulkipani, S., Edwin Nurdiansyah, Waluyati, S. A., Saputra, M. A., & Dita, V. (2022). Pengembangan Buku Ajar Pendidikan Karakter Berbasis Kearifan Lokal. Civic-Culture : Jurnal Ilmu Pendidikan PKN Dan Sosial Budaya, 6(1), 574–581. https://doi.org/10.31597/ccj.v6i1.686

Sumarni, M. L., Jewarut, S., Silvester, S., Melati, F. V., & Kusnanto, K. (2024). Integrasi Nilai Budaya Lokal Pada Pembelajaran di Sekolah Dasar . Journal of Education Research, 5(3), 2993–2998. https://doi.org/10.37985/jer.v5i3.1330

Supena, I., Darmuki, A., & Hariyadi, A. (2021). The influence of 4C (constructive, critical, creativity, collaborative) learning model on students’ learning outcomes. International Journal of Instruction, 14(3), 873-892. https://doi.org/10.29333/iji.2021.14351a

Thornhill-Miller, B., Camarda, A., Mercier, M., Burkhardt, J. M., Morisseau, T., Bourgeois-Bougrine, S., Vinchon, F., Hayek, S. E., Augereau-Landais, M., Mourey, F., Feybesse, C., Sundquist, D., & Lubart, T. (2023). Creativity, critical thinking, communication, and collaboration: Assessment, certification, and promotion of 21st century skills for the future of work and education. Journal of Intelligence, 11(3), 54. https://doi.org/10.3390/jintelligence11030054

Zulkarnaen, M. (2022). Pendidikan Karakter Berbasis Kearifan Lokal di Era Milenial. AL MA’ARIEF : Jurnal Pendidikan Sosial Dan Budaya, 4(1), 1–11. https://doi.org/10.35905/almaarief.v4i1.2518

Published

2023-05-31

How to Cite

Suaedi, S. (2023). Pengembangan Model Cerdas Cermat Inovatif LangkanaE Champion untuk Penguatan Literasi Budaya, Komunikasi, dan Kepemimpinan Pelajar di Kota Palopo. Abdimas Singkerru, 6(1), 123-134. https://doi.org/10.59563/singkerru.v6i1.399

Issue

Section

Artikel