http://jurnal.atidewantara.ac.id/index.php/djtech/issue/feed Dewantara Journal of Technology 2026-04-14T04:13:36+00:00 Andi Wafda andiwafda@polidewa.ac.id Open Journal Systems <p><strong>Dewantara Journal of Technology (DjTech)</strong> mempublikasikan media informasi perkembangan ilmu dan Teknologi untuk mewadahi artikel yang berbasis hasil penelitian yang inovatif dari Bidang Ilmu Keteknikan, Edukasi, Sains dan Teknologi.</p> <p><strong>Dewantara Journal of Technology (DjTech)</strong> adalah terbitan berkala yang dapat diakses secara terbuka dan didistribusikan secara nasional. Jurnal ini melingkupi berbagai topik dalam disiplin ilmu teknik, termasuk studi konseptual, studi teoritis dan eksperimental, instrumentasi, dan studi multidisiplin lain yang melibatkan ilmu teknik elektro, mesin otomotif, teknik sipil, rekayasa pangan, dan arsitektur. Jurnal ini bertujuan menjadi wadah untuk bertukar hasil penelitian dari berbagai disiplin ilmu yang berkaitan dengan ilmu keteknikan industri. Selain itu sebagai pengembangan ilmu pengetahuan dan aplikasinya untuk memajukan teknologi dan industri di Indonesia. Dewantara Journal of Technology diterbitkan oleh Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo dalam dua kali setahun</p> <ul> <li>Periode 1: November - Desember</li> <li>Periode 2: Juni - Juli</li> </ul> http://jurnal.atidewantara.ac.id/index.php/djtech/article/view/324 Optimasi Parameter Proses Leaching Bijih Nikel Laterit Menggunakan Asam Sitrat sebagai Pelarut Ramah Lingkungan 2026-03-09T03:55:01+00:00 Irhamni Nuhardin irhamni.in@gmail.com Rafdi Abdul Majid rafdi.abdul@alumni.ui.ac.id <p>Nikel merupakan logam strategis yang banyak digunakan dalam industri baja tahan karat, baterai, serta berbagai paduan logam berperforma tinggi. Sebagian besar cadangan nikel dunia berada dalam bentuk bijih laterit yang umumnya memiliki kadar nikel relatif rendah sehingga memerlukan teknologi ekstraksi yang efisien. Salah satu pendekatan yang banyak dikembangkan dalam pengolahan bijih laterit adalah proses hidrometalurgi melalui pelindian (leaching). Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimasi parameter proses leaching bijih nikel laterit menggunakan asam sitrat sebagai pelarut ramah lingkungan. Parameter yang dievaluasi meliputi ukuran partikel bijih (100 mesh, 150 mesh, dan 200 mesh) serta konsentrasi asam sitrat (0,5 M; 1 M; dan 2 M) pada kondisi operasi tetap yaitu suhu 80°C, waktu leaching 60 menit, dan rasio padat-cair 1:5. Karakterisasi awal bijih dilakukan menggunakan X-Ray Fluorescence (XRF) untuk mengetahui komposisi unsur utama dalam sampel. Hasil analisis menunjukkan bahwa kadar nikel awal dalam bijih sebesar 1,67% dengan dominasi unsur Fe₂O₃ dan SiO₂ yang mengindikasikan karakteristik bijih laterit tipe limonit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi asam sitrat dan pengecilan ukuran partikel memberikan pengaruh positif terhadap peningkatan persen recovery nikel. Nilai recovery tertinggi sebesar 78,29% diperoleh pada ukuran partikel 200 mesh dengan konsentrasi asam sitrat 2 M. Hasil ini menunjukkan bahwa luas permukaan partikel dan kekuatan larutan pelindian berperan penting dalam meningkatkan efisiensi proses ekstraksi nikel. Penggunaan asam sitrat sebagai pelarut organik juga memberikan keuntungan dari sisi keberlanjutan lingkungan dibandingkan penggunaan asam anorganik kuat. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan teknologi pelindian bijih nikel laterit berbasis pelarut organik yang lebih ramah lingkungan.</p> 2025-12-28T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Dewantara Journal of Technology http://jurnal.atidewantara.ac.id/index.php/djtech/article/view/321 Rancangan Media Informasi Wedding organizer (WO) Berbasis Augmented Reality 2026-03-08T02:58:09+00:00 Sukmawati Sukmawati watisukma02@gmail.com Abdul Zahir abdulzahir86@uncp.ac.id Nur Anisa nurannisaplp22@gmail.com <p>This study aims to design an augmented reality-based <em>wedding organizer</em> ( wo) information media as an information and promotional media for Wedding Organizers. The study uses the Research and Development (<em>R&amp;D</em>) method with the ADDIE development approach, which consists of 5 stages: Analyze, Design, Development, Implementation, and Evaluation. System testing is carried out through the Black Box Testing method and validation by media experts. The results of the study indicate that this <em>Augmented Reality</em> application is very valid to use, with a feasibility value of 4.0 from validation by 2 media experts. The customer response also provides very decent results, with an average value of 3.62 from 10 respondents, which measures the real aspects, ease, and advantages that can be categorized as very decent. This application has been implemented and can be accessed via mobile and desktop devices, so it is expected to be an innovative and effective information and promotional media for <em>Wedding Organizer</em> (wo) customers.</p> 2025-12-28T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Dewantara Journal of Technology http://jurnal.atidewantara.ac.id/index.php/djtech/article/view/312 Real-Time and Accurate pH Sensor Based on Internet of Things (IoT) 2026-02-03T13:23:38+00:00 Robin Ikano muhammadyunus.unhas@gmail.com Dewa Gede Eka Setiawan muhammadyunus.unhas@gmail.com Muhammad Yunus muhammad.yunus@ung.ac.id Meilan Demulawa muhammadyunus.unhas@gmail.com Irsan Rahman muhammadyunus.unhas@gmail.com <p>One important parameter that needs to be considered in water quality is the acidity level (pH) in the water. This study aims to design and determine real-time and accurate pH sensor based on internet of thing (IoT). This system design uses an ESP32 microcontroller and The PH-4502C pH Meter Module sensor. The ESP32 can be connected to the IoT-based Blynk platform, allowing pH data to be monitored in real time via a smartphone. Testing of the IoT-based pH sensor was conducted to evaluate the system's real-time operation under varying distances. Meanwhile, the pH sensor's accuracy was determined by comparing its output with a digital pH meter using buffer solutions at different pH levels. The test results show that the time value required in each range is always constant, namely 1 s. This proves that IoT-based monitoring does not affect the range. Meanwhile, measurement of pH level was the average error value is 3.49%, and the sensor accuracy is 96.51%. These results indicate a low error rate, resulting in high accuracy. The sensor error value of 3.49% is lower than the specified error tolerance limit of &lt;5%. This proves that the pH sensor, with an accuracy of 96.51%, is suitable and reliable for measuring pH in solutions.</p> 2025-12-28T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Dewantara Journal of Technology http://jurnal.atidewantara.ac.id/index.php/djtech/article/view/307 Pengaruh Penggunaan Trichloroisocyanuric Acid (TCCA) Terhadap Kualitas Air Dan Efisiensi Termal Sistem Pendingin PLTU (Studi Kasus Di PT Antam Tbk 2025-12-28T05:13:01+00:00 Rizka Octavia rizkaoctavia049@gmail.com Nurhikmah Wahab nurhikmahwahab05@gmail.com Irawati Ramli irawatiramli89@gmail.com Mariaulfa Mustam mariaulfamustam.utsmakassar@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penggunaan trichloroisocyanuric acid (TCCA) sebagai bahan kimia alternatif pengganti sodium hypochlorite (NaOCl) dalam mengendalikan pertumbuhan macrofouling pada sistem pendingin utama PLTU PT ANTAM Tbk UBPN Sulawesi Tenggara. Macrofouling, seperti pertumbuhan kerang dan biofilm, merupakan permasalahan umum pada sistem pendingin berbasis air laut yang dapat menurunkan efisiensi perpindahan panas serta meningkatkan risiko kerusakan peralatan. Pengujian dilakukan selama dua periode terpisah dengan masing-masing penggunaan NaOCl dan TCCA, di mana parameter yang diamati meliputi nilai free residual chlorine (FRC) dan konsumsi harian bahan kimia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan TCCA menghasilkan nilai FRC yang lebih stabil dalam rentang optimal 0,3–0,5 ppm tanpa fluktuasi ekstrem, sementara NaOCl menunjukkan ketidakstabilan dengan nilai yang sering kali berada di luar batas optimal. Selain itu, TCCA memerlukan dosis lebih rendah dan frekuensi pengisian yang lebih jarang, yang menunjukkan efisiensi operasional yang lebih tinggi dan penurunan risiko paparan bahan kimia terhadap operator. Keunggulan TCCA juga mencakup stabilitas senyawa yang lebih baik, kemudahan dalam penanganan, dan keamanan penyimpanan. Berdasarkan temuan ini, TCCA direkomendasikan sebagai pengganti yang lebih efektif, efisien, dan aman untuk meningkatkan keandalan dan kinerja sistem pendingin PLTU.</p> 2025-12-28T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Dewantara Journal of Technology http://jurnal.atidewantara.ac.id/index.php/djtech/article/view/303 Analisis dan Rekomendasi Geometri Lereng Highwall Berdasarkan Pengeboran Geoteknik Pada Area Pit MMM Site PT. Baramulti Suksessarana Kab. Kutai Kartanegara 2025-12-18T10:25:26+00:00 Arie Prasetya Arie arieprasetya331@gmail.com Revia Oktaviani revia_oktaviani@ft.unmul.ac.id Agus Winarno a.winarno@ft.unmul.ac.id Tommy Trides tommy.trides@ft.unmul.ac.id Albertus Juvensius Pontus albertpontus@ft.unmul.ac.id <p>Ilmu geoteknik selalu akan berhubungan dengan material alam, baik dari permukaan maupun dari dalam bumi, dalam bentuk tanah dan batuan. Dalam proses penambangannya, PT. Baramulti Suksessarana melakukan proses penambangan dengan metode tambang terbuka (<em>open pit</em>).&nbsp; Pada penambangan secara tambang terbuka (<em>open pit</em>), sudut kemiringan adalah satu faktor utama yang mempengaruhi bentuk dari &nbsp;<em>final pit</em>&nbsp;&nbsp;dan lokasi dari dinding-dindingnya. Kemiringan&nbsp; dan&nbsp; tinggi suatu&nbsp; lereng &nbsp;sangat&nbsp; mempengaruhi&nbsp; stabilitas&nbsp; lereng,&nbsp; semakin&nbsp; besar&nbsp; sudut&nbsp; dan&nbsp; tinggi&nbsp; suatu lereng,&nbsp; maka&nbsp; stabilitas&nbsp; lerengnya&nbsp; semakin&nbsp; kecil. &nbsp;Oleh karena itu untuk menjaga kestabilan lereng yang aman maka diperlukan kajian geoteknik&nbsp; untuk&nbsp; mengoptimalisasi&nbsp; geometri&nbsp; lereng&nbsp; bukaan&nbsp; tambang&nbsp; serta&nbsp; timbunan&nbsp; yang&nbsp; telah direncanakan oleh pihak perusahaan. Pengeboran geoteknik adalah pengeboran inti (<em>core drilling</em>) yang bertujuan untuk&nbsp; mendapatkan data dan informasi tentang kondisi batuan yang dibor. Persyaratan utama dalam &nbsp;pengeboran geoteknik adalah mendapatkan inti bor yang utuh, dengan <em>recovery</em> yang maksimal (jika mungkin <em>Recovery</em> &gt; 90%). Untuk mendapatkan data geoteknik yang valid dan representatif bagi suatu tambang atau rencana pengembangan suatu tambang, penentuan rencana titik&nbsp; &nbsp;bor dan kedalaman &nbsp;pengeboran serta pencapaian <em>Core </em><em>R</em><em>ecovery</em> yang tinggi adalah hal yang sangat penting. Di samping itu, rencana penambangan (<em>Pit Plan</em>) yang mencakup luas, bentuk, dan kedalaman &nbsp;bukaan tambang juga harus menjadi pertimbangan dalam penentuan titik bor geoteknik. Semua lapisan batuan yang akan membentuk lereng bukaan tambang harus terwakili oleh titik&nbsp; &nbsp;bor geoteknik yang akan dilakukan.</p> 2025-12-22T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Dewantara Journal of Technology http://jurnal.atidewantara.ac.id/index.php/djtech/article/view/301 The Analisis Pengaruh Temperatur Air Pada Siklus Pengujian Slake Durability Terhadap Ketahanan dan Ukuran Butir Batuan Daerah Kutai Kartanegara 2025-12-18T08:00:42+00:00 Moh. Widzar Fahmi Widzar mohwidzarfahmi246@gmail.com Revia Oktaviani revia_oktaviani@ft.unmul.ac.id Rety Winonazada retywinonazada@ft.unmul.ac.id Tommy Trides tommy.trides@ft.unmul.ac.id Albertus Juvensius Pontus albertpontus@ft.unmul.ac.id <p>Menurut Franklin dan Chandra (1972) uji slake durability mampu memberikan gambaran mengenai tingkat kerusakan yang dialami batuan akibat siklus pengeringan dan pembasahan. Temperatur air merupakan salah satu variabel penting terhadap hasil uji slake durability, peningkatan temperatur air dapat mempercepat laju reaksi kimia dan fisik yang terjadi pada batuan selama proses pelapukan. Oleh karena itu, penelitian ini berupaya untuk menganalisis ketahanan dan pengaruh temperatur air pada siklus pengujian slake durability, batulempung dan batulanau dipilih karena memiliki ukuran butir yang berbeda yang nantinya akan dilakukan pengujian ukuran butir untuk mengetahui dominasi material dari setiap lokasi penelitian. Berdasarkan hasil penenlitian didapatkan hasil pengaruh index durability (Id2) terhadap temperatur air didapatkan pada sampel batulanau formasi Balikpapan pengaruh temperatur air sangat kuat dengan nilai (R2) 0.9998, formasi Pulau Balang pengaruh temperatur air kuat dengan nilai (R2) 0.9879, sedangkan sampel batulempung formasi Balikpapan pengaruh temperatur air cukup kuat dengan nilai (R2) 0,791, formasi Pulau Balang pengaruh temperatur air sangat kuat dengan nilai (R2) 0.9659. Untuk dominasi material pada lokasi penelitian didapatkan sampel batulanau formasi Balikpapan sebesar 60,17%, formasi Pulau Balang sebesar 61, 06% sedangkan sampel batulempung formasi Balikpapan sebesar 54,51%, dan formasi Pulau Balang sebesar 61,87%.</p> 2025-12-22T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Dewantara Journal of Technology http://jurnal.atidewantara.ac.id/index.php/djtech/article/view/296 Pengembangan Mesin Pencacah Sampah Berbasis Motor Listrik sebagai Teknologi Tepat Guna untuk Mendukung Sistem Pengelolaan Sampah Berkelanjutan 2025-12-04T02:58:06+00:00 Ahmad Ashari R Ashari ahmadashari.r@polidewa.ac.id Muh Fitra Nur Asri muhfitranurasri011@gmail.com Abdi Nugrah abdinugrah@gmail.com <p>Peningkatan volume sampah di Indonesia, baik organik maupun anorganik, menjadi permasalahan lingkungan yang serius. Sebagian besar pengelolaan sampah masih bersifat konvensional, yaitu dengan cara dikumpulkan dan dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA), sehingga menimbulkan penumpukan dan pencemaran. Salah satu upaya untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan menerapkan teknologi tepat guna berupa mesin pencacah sampah yang mampu memperkecil ukuran material agar lebih mudah diolah kembali melalui proses daur ulang maupun komposting. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan menguji kinerja mesin pencacah multifungsi yang dapat mengolah sampah organik dan anorganik secara efisien. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan rekayasa (engineering research) yang meliputi tahapan studi literatur, analisis kebutuhan, perancangan mesin, perhitungan teknis (torsi, daya, dan rasio transmisi), pembuatan prototipe, serta pengujian kinerja. Mesin yang dirancang menggunakan motor listrik 1 HP (750 Watt) dengan sistem transmisi sabuk–pulley dan pisau pencacah berbahan baja SKD11. Hasil pengujian menunjukkan bahwa mesin mampu mencacah sampah organik hingga kapasitas 75 kg/jam dan sampah anorganik hingga 60 kg/jam, dengan ukuran cacahan rata-rata 5–15 mm. Konsumsi daya rata-rata sebesar 720–750 Watt, dengan efisiensi pencacahan mencapai 82–88%. Desain mesin terbukti stabil, mudah dioperasikan, serta aman bagi pengguna.Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa mesin pencacah yang dirancang mampu bekerja secara efektif untuk dua jenis sampah dengan konsumsi energi rendah dan struktur mekanik sederhana. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar pengembangan teknologi tepat guna pengolahan sampah di tingkat rumah tangga, sekolah, dan bank sampah, guna mendukung program pengelolaan sampah berkelanjutan dan ekonomi sirkular di Indonesia.</p> 2025-12-19T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Dewantara Journal of Technology http://jurnal.atidewantara.ac.id/index.php/djtech/article/view/333 Persepsi Publik terhadap Aksesibilitas Fasilitas di Masjid Agung Syekh Yusuf Gowa, Indonesa 2026-04-14T04:13:36+00:00 Hasrydha hasrydha@polidewa.ac.id <p>Aksesibilitas merupakan aspek krusial dalam memastikan optimalisasi pemanfaatan fasilitas oleh seluruh pengguna. Di Indonesia, isu aksesibilitas masih menjadi perhatian penting, termasuk pada Masjid Agung Syekh Yusuf Gowa yang belum sepenuhnya mengakomodasi kebutuhan seluruh pengguna, baik dari segi penataan ruang maupun fungsi ruang yang mendukung berbagai aktivitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji persepsi masyarakat terhadap aksesibilitas fasilitas guna meningkatkan keberlanjutan dan inklusivitas masjid. Pengukuran aksesibilitas dilakukan berdasarkan indikator yang mengacu pada prinsip universal design dan nilai-nilai arsitektur Islam. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan studi kasus. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala Likert, serta divalidasi melalui observasi dan wawancara. Objek observasi meliputi fasilitas parkir, tempat penyimpanan alas kaki, toilet, area wudhu, ruang salat, halaman, pintu, dan tangga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi masyarakat terhadap aksesibilitas fasilitas secara umum berada dalam kategori baik, dengan pengguna mampu mengakses fasilitas tanpa hambatan signifikan. Namun demikian, diperlukan peningkatan terutama dalam penyediaan fasilitas bagi penyandang disabilitas, penguatan batas kesucian (sacred boundaries), serta pengaturan jalur aktivitas antara laki-laki dan perempuan.</p> 2025-12-28T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Dewantara Journal of Technology http://jurnal.atidewantara.ac.id/index.php/djtech/article/view/327 Microcontroller-Based DHT11 Sensor for Temperature and Humidity Measurement 2026-03-27T13:34:42+00:00 Muhammad Yunus muhammad.yunus@ung.ac.id <p>Technological developments for temperature and humidity measurement systems have experienced significant progress through the use of microcontroller-based sensors. This research aims to measure temperature and humidity using a microcontroller-based sensor. The sensor used is a DHT11 connected to a NodeMCU ESP8266 microcontroller as a data processing centre. The data collection process was carried out from 09:00 to 17:00 every 2-hour interval. Data from temperature and humidity measurements were at 09:00, the temperature was 30°C with a humidity of 73%, then when the temperature increased at 11:00 (32°C) and reached its peak at 13:00 (33°C), the humidity actually decreased to 67% and 62%. Furthermore, when the temperature began to decrease at 15:00 (31°C) and 17:00 (29°C), the humidity increased again to 70% and 75%. The higher the air temperature, the relative humidity tends to decrease, and vice versa. Microcontroller-based DHT11 sensor is an effective solution in environmental monitoring systems that require practicality and efficiency.</p> 2025-12-28T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Dewantara Journal of Technology http://jurnal.atidewantara.ac.id/index.php/djtech/article/view/322 Analisis Manajemen Waktu Pekerjaan Pembongkaran Gedung Kantor BPKP Sulawesi Utara Tahap I 2026-03-08T07:49:16+00:00 Dewi Astuti Baco dewibaco@polimdo.ac.id Andi Risnawati Ramli andirisnawatiramli82@gmail.com Muhammad Tahrir mtahrir26@gmail.com <p>Pekerjaan pembongkaran bangunan merupakan tahapan awal dalam siklus proyek konstruksi yang memerlukan perencanaan waktu yang efektif agar pelaksanaannya berjalan aman dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen waktu pada pekerjaan pembongkaran Gedung Kantor BPKP Sulawesi Utara Tahap I dengan mengidentifikasi jenis pekerjaan, volume pekerjaan, produktivitas tenaga kerja, serta estimasi durasi pelaksanaan proyek. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif melalui perhitungan produktivitas kerja dan estimasi durasi pekerjaan berdasarkan volume pekerjaan dan kemampuan produksi tenaga kerja. Hasil analisis menunjukkan bahwa pekerjaan pembongkaran meliputi tahapan persiapan, pembongkaran atap, dinding, lantai, struktur bangunan, hingga pembersihan material sisa pembongkaran. Perhitungan durasi pekerjaan menunjukkan bahwa manajemen waktu yang baik melalui perencanaan penjadwalan dapat meningkatkan efisiensi penggunaan tenaga kerja dan peralatan serta meminimalkan keterlambatan proyek. Dengan demikian, analisis manajemen waktu pada pekerjaan pembongkaran gedung ini dapat menjadi acuan dalam meningkatkan efektivitas pelaksanaan proyek pembongkaran pada pekerjaan konstruksi sejenis.</p> 2025-12-28T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Dewantara Journal of Technology http://jurnal.atidewantara.ac.id/index.php/djtech/article/view/314 Analysis of Park-Integrated Sidewalk User Behavior Using the Person-Centered Mapping Method 2026-02-18T13:45:31+00:00 The End mimithe.end@gmail.com Hasrydha hasrydha@polidewa.ac.id Andi Besse Opu andibesseopu@gmail.com <p>Sidewalk is a space at the side of the road specifically designed for pedestrians, ensuring a sense of safety and comfort. In several locations in Makassar, Indonesia, many sidewalks are directly integrated with open spaces such as parks, creating a pattern of movement that differs from that of typical sidewalk users. Sidewalks are intended to facilitate pedestrian activities, but the reality on the ground doesn't always meet expectations. Pedestrians often encounter obstacles on the sidewalk, disrupting their walking activities.</p> <p>This research identifies the behaviors of pedestrians in a park-integrated sidewalk in Makasssar, Indonesia. Data was gathered through&nbsp; literature, interviews, questionnires, observations and documentations. It uses observations based on predetermined research indicators and analyze them using behavior-mapping theory. An evaluation was also carried out by the community respondents which was used as a measurement indicator using This study identifies pedestrian behavior on sidewalks integrated with parks in Makassar City, Indonesia. Data were collected through literature, interviews, questionnaires, observation, and documentation. This study employed observational techniques based on predetermined research indicators and analyzed using behavior mapping theory, specifically Person-Centered Mapping, which focuses on the movements or behaviors of specific individuals/groups over time. Findings were validated through triangulation of data sources involving observation, documentation, and interviews.</p> <p>The research findings indicate several types of behavior on sidewalks integrated with parks. These behaviors tend to vary and are influenced by the sidewalk's environmental conditions, particularly its use as a venue for sales activities and vehicle parking.</p> 2025-12-28T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Dewantara Journal of Technology http://jurnal.atidewantara.ac.id/index.php/djtech/article/view/309 Analisis Karakteristik Petrologi dan Petrografi Satuan Batu Gamping Terumbu pada Formasi Wapulaka, Daerah Waruruma, Kecamatan Kokalukuna, Kota Baubau, Provinsi Sulawesi Tenggara 2026-01-19T01:48:29+00:00 Sri Indriati sri.indriati@lecturer.unpatti.ac.id Nasya Syahnur Pattimura nasya.pattimura@lecturer.unpatti.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik litologi batuan karbonat berdasarkan integrasi pengamatan megaskopis di lapangan dan analisis petrografi mikroskopis. Lokasi penelitian berada pada Formasi Wapulaka dengan titik koordinat X: 50°16’43,75” dan Y: 122°42’50”. Pengamatan mikroskopis dilakukan pada sampel batuan segar menggunakan perbesaran total 50×. Hasil penelitian menunjukkan bahwa satuan batuan di lokasi penelitian termasuk ke dalam sedimen karbonat bertekstur nonklastik. Secara mikroskopis, batuan menunjukkan struktur masif, tekstur mud-supported, porositas tinggi bertipe vug, dengan ukuran butir berkisar antara 0,02–0,6 mm dan bentuk butir cenderung membulat. Komposisi batuan didominasi oleh mud karbonat (75%), disertai skeletal grain berupa fosil foraminifera (10%) dan mineral kalsit (15%), berdasarkan klasifikasi Dunham (1962). Batuan di Daerah penelitian diidentifikasi sebagai batugamping tipe packstone. Integrasi data lapangan dan laboratorium memberikan gambaran mengenai kondisi geologi dan karakteristik batuan karbonat pada Formasi Wapulaka.</p> 2025-12-28T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Dewantara Journal of Technology http://jurnal.atidewantara.ac.id/index.php/djtech/article/view/304 Pengaruh Konsentrasi Asam Sitrat Terhadap Persen Recovery Nikel Pada Proses Leaching Bijih Nikel Laterit 2025-12-18T11:05:27+00:00 Muh. Azis Albar J azis.albar.j@gmail.com Nurul Afifah Utami nurulafifautami@gmail.com Irhamni Nuhardin irhamni.nuhardin@polidewa.ac.id Ardiansah ardiansah@pilm.ac.id <p>Penelitian ini mengevaluasi pengaruh konsentrasi asam sitrat terhadap persen recovery nikel pada proses leaching bijih nikel laterit (limonit) dengan kondisi operasi tetap. Variasi konsentrasi asam sitrat yang diuji adalah 0,5 M; 1,0 M; dan 2,0 M, sedangkan parameter operasi dijaga konstan pada suhu 80 °C, waktu leaching 60 menit, dan rasio padat-cair 1:5. Preparasi bijih dilakukan melalui pengeringan, penghancuran, dan pengayakan pada ukuran 100, 150, dan 200 mesh. Kandungan nikel awal bijih dianalisis dengan XRF sebesar 1,67%. Persen recovery dihitung berdasarkan neraca massa-konsentrasi antara umpan dan residu. Hasil menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi asam sitrat meningkatkan persen recovery pada seluruh ukuran partikel. Rentang persen recovery yang diperoleh adalah 74,45–78,29%, dengan nilai tertinggi pada konsentrasi 2,0 M dan ukuran partikel 200 mesh (78,29%), serta nilai terendah pada konsentrasi 0,5 M dan ukuran 100 mesh (74,45%).</p> 2025-12-22T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Dewantara Journal of Technology http://jurnal.atidewantara.ac.id/index.php/djtech/article/view/302 Analisis Rebound Number dan Sifat Fisik Batuan Sandstone di Samarinda Ulu Kalimantan Timur 2025-12-18T09:08:10+00:00 Muhammad Hamzah muhazhbinsam0207@gmail.com Tommy Trides muhazhbinsam0207@gmail.com Revia Oktaviani muhazhbinsam0207@gmail.com Lucia Litha Respati muhazhbinsam0207@gmail.com Albertus Juvensius muhazhbinsam0207@gmail.com <p>Karakterisasi sifat mekanik batuan merupakan aspek penting dalam kegiatan pertambangan, terutama untuk mendukung perencanaan geoteknik dan evaluasi kestabilan massa batuan. Pengujian kuat tekan uniaksial (<em>Uniaxial Compressive Strength</em>/UCS) umumnya digunakan untuk menilai kekuatan batuan, namun metode ini memerlukan waktu dan biaya yang relatif besar. Oleh karena itu, uji non-destruktif menggunakan Schmidt Hammer dengan parameter rebound number banyak diterapkan sebagai alternatif yang lebih praktis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sifat fisik batuan, yaitu kadar air, porositas, dan derajat kejenuhan, terhadap nilai rebound number. Metode penelitian meliputi pengujian Schmidt Hammer dan pengujian sifat fisik batuan di laboratorium, yang selanjutnya dianalisis secara deskriptif dan korelasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kadar air, porositas, dan derajat kejenuhan cenderung menurunkan nilai rebound number. Temuan ini mengindikasikan bahwa kondisi fisik batuan memiliki peran penting dalam interpretasi nilai rebound number. Dengan demikian, penggunaan Schmidt Hammer sebagai alat estimasi sifat mekanik batuan perlu mempertimbangkan pengaruh sifat fisik batuan agar hasil yang diperoleh lebih akurat dan representatif.</p> 2025-12-19T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Dewantara Journal of Technology http://jurnal.atidewantara.ac.id/index.php/djtech/article/view/298 Analisis Risiko Longsor Berbasis Data Tingkat Pelapukan di Kecamatan Wara Barat 2025-11-27T03:50:25+00:00 Erin Savitri Gawing erinsavitrigawing@polidewa.ac.id Nur Aqidah nuraqidah@polidewa.ac.id Nur Azizah Jaya nurazizahjaya@polidewa.ac.id <p>Kecamatan Wara Barat merupakan salah satu wilayah dengan tingkat kerawanan longsor yang tinggi di Kota Palopo, terutama dipengaruhi oleh kondisi geomorfologi perbukitan serta tingkat pelapukan batuan yang bervariasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara derajat pelapukan batuan dan tingkat risiko longsor berdasarkan pengamatan lapangan pada lima lokasi, yaitu Kelurahan Battang Barat, Battang, Lebang, Tomarundung, dan Padang Lambe. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif-kualitatif melalui observasi visual terhadap kondisi batuan, tingkat pelapukan, kemiringan lereng, tanda-tanda kelongsoran, serta faktor pemicu alami seperti rembesan air dan erosi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lokasi dengan pelapukan lanjut hingga sangat lapuk (Grade IV–V) cenderung memiliki risiko longsor tinggi karena disintegrasi material, retakan memanjang, serta lereng yang curam. Sebaliknya, lokasi dengan pelapukan rendah (Grade I–II) memiliki stabilitas lereng lebih baik dengan indikasi longsor yang minimal. Temuan ini menegaskan bahwa tingkat pelapukan merupakan indikator dominan dalam menentukan kerentanan longsor di Wara Barat, terutama ketika berinteraksi dengan faktor geomorfologi dan kondisi hidrologi lereng. Studi ini memberikan kontribusi penting bagi upaya mitigasi berbasis kondisi geologi aktual serta dapat menjadi dasar perencanaan tata ruang aman bencana pada wilayah rawan longsor.</p> 2025-12-29T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Dewantara Journal of Technology http://jurnal.atidewantara.ac.id/index.php/djtech/article/view/290 Analisis Inovasi Pembelajaran Ekonomi dan Sosiologi Berbasis Media Digital Untuk Meningkatkan Literasi Ekonomi dan Sosial di SMA IT Sayyid Umar 2025-09-27T14:22:31+00:00 Gustina Masitoh Khasbi gustinamasitoh9@gmail.com Siti Musa'adah siti.musaadah@lecturer.unpatti.ac.id Rusmiati Rusmiati rusmiati@stkipnurulhuda.ac.id Nurun Nisa Anggaraini nurunnisa@unuha.ac.id <p class="whitespace-normal" style="text-align: justify; text-justify: inter-ideograph; line-height: 150%;">Penelitian ini menganalisis implementasi inovasi pembelajaran ekonomi dan sosiologi yang memanfaatkan media digital di SMA I Sayyid Umar sebagai upaya peningkatan literasi ekonomi dan sosial siswa. Era digitalisasi pendidikan menuntut transformasi metode pembelajaran konvensional menuju pendekatan yang lebih interaktif dan adaptif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada pembelajaran ekonomi dan sosiologi di tingkat menengah atas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi media digital seperti platform pembelajaran online, simulasi ekonomi interaktif, dan media sosial edukatif mampu meningkatkan pemahaman konsep ekonomi dan fenomena sosial secara signifikan. Inovasi pembelajaran berbasis digital terbukti efektif dalam mengembangkan kemampuan analisis kritis siswa terhadap isu-isu ekonomi kontemporer dan dinamika sosial masyarakat. Temuan utama mengindikasikan bahwa penggunaan ppt interaktf meningkatkan partisipasi aktif siswa dibandingkan metode konvensional. Literasi ekonomi siswa mengalami peningkatan dalam memahami konsep kebutuhan ekonomi manusia dan dan kegiatan ekonomi, sementara literasi sosial berkembang dalam pemahaman dasar ilmu sosiologi dan penelitian sosial. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan kurikulum terintegrasi yang mengoptimalkan pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran ekonomi dan sosiologi untuk mempersiapkan generasi yang literat terhadap tantangan ekonomi dan sosial di era digital.</p> 2025-12-22T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Dewantara Journal of Technology http://jurnal.atidewantara.ac.id/index.php/djtech/article/view/328 Geo Karakteristik Batu Gamping Terumbu pada Formasi Wapulaka 2026-04-06T23:22:24+00:00 Sri Indriati sri.indriati@lecturer.unpatti.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik geologi dan litologi batuan berdasarkan integrasi pengamatan megaskopis di lapangan dan analisis mikroskopis di laboratorium. Lokasi penelitian terletak di Kecamatan Bungi pada koordinat X: 50°19’37,45” dan Y: 122°41’32”. Pengamatan megaskopis menunjukkan adanya variasi warna, tekstur, struktur, dan tingkat pelapukan batuan yang berkembang kuat, ditandai oleh perubahan warna cokelat kemerahan hingga abu-abu terang serta keberadaan rekahan dan zona lemah sebagai indikasi degradasi struktur batuan. Analisis petrografi dilakukan pada sayatan tipis batuan segar dengan perbesaran total 50×. Hasil pengamatan mikroskopis menunjukkan struktur masif, tekstur grain supported, porositas sedang bertipe vug, serta ukuran butir berkisar antara 0,02–1,7 mm dengan bentuk tabular hingga membulat. Komposisi mineral didominasi oleh skeletal grain berupa fosil foraminifera (70%), kalsit (10%), dan mud karbonat (20%). Berdasarkan klasifikasi Dunham (1962), batuan di daerah penelitian diidentifikasi sebagai batugamping tipe packstone. Integrasi data lapangan dan laboratorium memberikan gambaran komprehensif mengenai kondisi geologi, proses pelapukan, serta karakteristik batuan karbonat di daerah penelitian.</p> 2025-12-28T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Dewantara Journal of Technology