Pengembangan Model Prioritas Pemeliharaan Jalan Desa dengan Metode Surface Distress Index dan Multi-Criteria Decision Making Berbasis Geographic Information System
DOI:
https://doi.org/10.59563/djtech.v7i1.400Keywords:
Analytical Hierarchy Process, Geographic Information System, Multi-Criteria Decision Making, Surface Distress Index, Spatial Decision Support SystemAbstract
Pengelolaan pemeliharaan jalan desa memerlukan sistem pendukung keputusan yang mampu mengintegrasikan kondisi fisik jalan, aspek pelayanan, dan informasi spasial secara objektif. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model prioritas pemeliharaan jalan desa dengan mengintegrasikan Surface Distress Index (SDI), Multi-Criteria Decision Making (MCDM) melalui Analytical Hierarchy Process (AHP), dan Geographic Information System (GIS) dalam suatu Spatial Decision Support System (SDSS). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan studi kasus pada sepuluh ruas jalan di Desa Mertapadawetan, Kabupaten Cirebon. Framework penelitian terdiri atas empat tahapan, yaitu akuisisi data, evaluasi kondisi jalan menggunakan SDI, penentuan bobot dan prioritas menggunakan AHP, serta integrasi hasil analisis ke dalam GIS. Hasil evaluasi SDI menunjukkan nilai indeks berkisar antara 40,00 hingga 187,30 yang mengklasifikasikan kondisi jalan ke dalam kategori baik, rusak ringan, rusak sedang, dan rusak berat. Pada tahap MCDM, kriteria kondisi jalan menjadi faktor paling dominan dengan bobot 0,5587, diikuti fungsi jalan (0,2562), volume lalu lintas (0,1272), dan dampak sosial (0,0579), sehingga menghasilkan Priority Index yang mampu merepresentasikan tingkat urgensi pemeliharaan secara lebih komprehensif dibandingkan pendekatan berbasis kondisi jalan saja. Integrasi hasil SDI dan AHP ke dalam GIS menghasilkan Priority Index Layer yang memvisualisasikan distribusi spasial prioritas pemeliharaan dalam bentuk peta tematik. Model yang dikembangkan tidak hanya meningkatkan objektivitas dan konsistensi dalam penentuan prioritas, tetapi juga membentuk kerangka GIS-based Spatial Multi-Criteria Decision Support System yang dapat mendukung perencanaan pemeliharaan jalan secara efektif dan direplikasi pada wilayah lain dengan karakteristik jaringan jalan yang berbeda.
References
N. Kaiser and C. K. Barstow, “Rural transportation infrastructure in low- and middle-income countries: A review of impacts, implications, and interventions,” Sustainability, vol. 14, no. 4, Art. no. 2149, 2022. https://doi.org/10.3390/su14042149
R. N. T. Wahyuni, M. Ikhsan, A. Damayanti, and Khoirunurrofik, “Inter-district road infrastructure and spatial inequality in rural Indonesia,” Economies, vol. 10, no. 9, Art. no. 229, 2022. https://doi.org/10.3390/economies10090229
A. S. Kamaludin and R. M. Qibthiyyah, “Village road quality and accessibility on transforming rural development,” AGRARIS: Journal of Agribusiness and Rural Development Research, vol. 8, no. 2, pp. 160–180, 2022. https://doi.org/10.18196/agraris.v8i2.13618
U. Akpan and R. Morimoto, “An application of multi-attribute utility theory (MAUT) to the prioritization of rural roads to improve rural accessibility in Nigeria,” Socio-Economic Planning Sciences, vol. 82, Art. no. 101256, 2022. https://doi.org/10.1016/j.seps.2022.101256
Muhaimin, Winayati, and F. Soehardi, “Analisis kerusakan jalan berdasarkan metode Surface Distress Index (SDI) (Studi kasus: Jalan Meranti Kota Pekanbaru Provinsi Riau),” Inersia: Jurnal Teknik Sipil, vol. 14, no. 1, pp. 35–40, 2022. https://doi.org/10.33369/ijts.14.1.35-40
F. J. Purnomo and K. H. Putra, “Analisis kerusakan jalan dengan metode PCI, SDI, dan Bina Marga serta alternatif penanganan kerusakan,” Jurnal Riset Teknik Sipil dan Sains, vol. 1, no. 1, pp. 9–19, 2022. https://doi.org/10.57203/jriteks.v1i1.2022.9-19
R. J. Alimin, H. Kadir, and A. Jihad, “Analisis tingkat kerusakan jalan dan penanganannya menggunakan metode Surface Distress Index (SDI): Studi kasus ruas Jalan Oransbari–Ransiki Kabupaten Manokwari Selatan,” Jurnal Teknik Sipil MACCA, vol. 10, no. 1, 2025. https://doi.org/10.33096/hjn62h86
M. Zaki, E. Rihandiar, D. Setiawan, and Ilham, “Analisis kerusakan jalan berdasarkan metode Surface Distress Index (SDI) (Studi kasus: Jalan Pramuka Kabupaten Cianjur Provinsi Jawa Barat),” Jurnal Momen Teknik Sipil Suryakancana, vol. 8, no. 2, 2025. https://doi.org/10.35194/jmts.v8i02.5888
Sitanggang, P. B., Mulia, A. P., & Nasution, Z. P. (2022). Analisis prioritas pemeliharaan jalan Kabupaten Dairi dengan metode AHP dan GIS. Jurnal Syntax Admiration, 3(2), 388–403. https://doi.org/10.46799/jsa.v3i2.391
T. A. Pangestu, S. Anjarwati, and T. Marhendi, “Analisis skala prioritas pemeliharaan jalan Provinsi Kabupaten Banyumas metode Analytical Hierarchy Process (AHP),” CIVeng: Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan, vol. 4, no. 1, 2023. https://doi.org/10.30595/civeng.v4i1.14492
A. Simanjorang, A. P. Mulia, and R. Anas, “Prioritas penanganan jalan nasional menggunakan metode AHP dan ANP: Ruas jalan batas Kota Rantau Prapat–Aek Nabara,” Jurnal Syntax Admiration, vol. 3, no. 2, pp. 297–313, 2022. https://doi.org/10.46799/jsa.v3i2.386
T. R. Putra, A. P. M. Tarigan, and G. C. R. Hasibuan, “Prioritas penanganan jalan nasional dengan menggunakan metode AHP dan ANP,” Syntax Idea, vol. 4, no. 11, 2022. https://doi.org/10.36418/syntaxidea.v4i11.1991
Muhammad, F., Bumulo, R., & Rachman, A. P. (2023). Evaluasi perkerasan jalan di Jalan Taman Anggrek Dembe II Kota Utara Kota Gorontalo dengan metode Surface Distress Indeks (SDI). Jurnal Vokasi Sains dan Teknologi, 3(1), 40–47. https://doi.org/10.56190/jvst.v3i1.46
M. F. R. Ramdhani and A. J. Saputra, “Analysis of road conditions using the method SDI (Surface Distress Index) on the road section Kesehatan Majalengka,” LEADER: Civil Engineering and Architecture Journal, vol. 2, no. 3, 2024. https://doi.org/10.37253/leader.v2i3.10117
A. Irawan, S. Saloma, and A. P. Usman, “Penilaian kondisi jalan dengan metode Surface Distress Index (SDI) pada ruas jalan kabupaten di Kecamatan Penukal Utara,” Journal of Multidisciplinary Inquiry in Science, Technology and Educational Research, vol. 2, no. 1, 2024. https://doi.org/10.32672/mister.v2i1.2519
H. P. Sumanta, A. Massara, and A. Alifuddin, “Rekomendasi penanganan kerusakan jalan menggunakan metode International Roughness Index (IRI) dan Surface Distress Index (SDI) pada ruas jalan di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur,” Jurnal TESLINK: Teknik Sipil dan Lingkungan, vol. 6, no. 2, 2024. https://doi.org/10.52005/teslink.v6i2.363
W. B. Putri, M. Shalahuddin, S. Audah, and H. Gussyafri, “Analisis kerusakan jalan metode Surface Distress Index (SDI) pada ruas Jalan Taman Karya Kota Pekanbaru,” Jurnal Vokasi Manajemen dan Rekayasa Infrastruktur Sipil, vol. 1, no. 1, 2024.
I. Irhamuddin, Firzan, and A. Rahman, “Penilaian kondisi jalan menggunakan metode SDI (Surface Distress Index) dan pendataan dalam GIS (Geographic Information System) di Kabupaten Nagan Raya,” Jurnal Ilmiah Teknik Unida, vol. 4, no. 1, pp. 79–86, 2023. https://doi.org/10.55616/jitu.v4i1.442
A. D. Azhari, F. Ibrahim, and A. Sahlan, “Integrasi GIS dan AHP untuk penentuan trase jalan pada kawasan strategis nasional di Provinsi Sulawesi Tengah (Studi kasus: Ruas Tambu–Kasimbar),” COMPACT: Spatial Development Journal, vol. 2, no. 1, 2023. https://doi.org/10.35718/compact.v2i1.849
M. Maulana, Rulhendri, and N. Chayati, “Analisis kerusakan permukaan jalan berdasarkan penilaian dengan metode SDI dan IRI (Studi kasus: Jalan Raya Ciherang Kabupaten Bogor),” Journal of Applied Civil Engineering and Infrastructure Technology, vol. 4, no. 2, 2023. https://doi.org/10.52158/jaceit.v4i2.566
A. Wibowo, R. D. Atmajayani, and T. Widodo, “Perbandingan metode PCI dan SDI (Studi kasus Jalan Penghubung Desa Kademanagan–Darungan),” Journal of Science Nusantara, vol. 3, no. 3, 2023. https://doi.org/10.28926/jsnu.v3i3.1334







