Analisis Potensi Longsor Berdasarkan Karakteristik Geologi, Geometri Lereng, dan Nilai Faktor Keamanan (FoS) di Kecamatan Kokalukuna, Kota Baubau

Authors

  • Sri Indriati Universitas Pattimura
  • Erfin Elly Universitas Pattimura
  • Ratih C F Ratumanan Universitas Pattimura
  • Nasya Syahnur P Universitas Pattimura
  • Rimawanto Gultom Universitas Pattimura

DOI:

https://doi.org/10.59563/djtech.v6i2.380

Keywords:

Faktor Keamanan, Geometri Lereng, Geostudio, Longsor, Resistivitas

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi longsor pada daerah penelitian di Kecamatan Kokalukuna, Kota Baubau, berdasarkan karakteristik geologi, geometri lereng, serta nilai Faktor Keamanan (FoS). Metode yang digunakan meliputi pengamatan lapangan, analisis petrografi batuan, pengukuran geometri lereng, uji mekanika tanah, serta pemodelan kestabilan lereng menggunakan GeoStudio dan interpretasi data geolistrik Res2Dinv. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lereng memiliki tinggi 12,2 m, sudut 40°, dan panjang 19 m, dengan kondisi material berupa tanah lepas dan lapisan lempung pasiran pada kedalaman 6–9 m yang berpotensi sebagai bidang gelincir. Nilai sudut geser dalam tanah sebesar 24° mengindikasikan tingkat kepadatan yang rendah. Hasil simulasi menunjukkan nilai FoS sebesar 0,959 (<1), yang berarti lereng dalam kondisi tidak stabil dan rentan longsor. Tipe longsoran yang teridentifikasi adalah longsoran rotasi dengan bidang gelincir berbentuk cekung. Faktor penyebab utama longsor meliputi kondisi geologi berupa Formasi Wapulaka yang didominasi lempung, kemiringan lereng yang curam, peningkatan kadar air akibat curah hujan, serta aktivitas manusia seperti pembangunan jalan. Upaya mitigasi yang direkomendasikan meliputi mitigasi struktural dan nonstruktural, seperti pembangunan infrastruktur penahan lereng, penyusunan peta rawan bencana, serta peningkatan kesadaran masyarakat. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam pengelolaan dan pengurangan risiko bencana longsor di wilayah penelitian.

References

R. Ainiyah and A. Wibowo, “Analisis Pengaruh Jenis Batuan dan Sesar Aktif terhadap Potensi Pergerakan Tanah,” J. Pendidik. Geogr. Undiksha, vol. 12, no. 2, pp. 306–312, 2024.

M. Anwar and Sugiharto, “Kajian Mitigasi Bencana Tanah Longsor Berdasarkan Permendagri Nomor 33 Tahun 2006,” HIGEIA J. Public Heal. Res. Dev., vol. 2, no. 3, pp. 386–395, 2018.

S. S. N. S. Savitri, N. Kurniadin, A. A. M. Sutaji, and A. B. Sofyan A. P., “Pemetaan Perubahan Tutupan Lahan di Kota Baubau Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2015, 2019, dan 2023,” J. Geomatics Eng. Technol. Sci., vol. 4, no. 1, pp. 8–19, 2025, doi: 10.51967/gets.v4i1.63.

M. Hardin Wakila, C. Auliani Chalik, N. Asmiani, A. Salam Munir, M. Idris Juradi, and J. Teknik Pertambangan, “Analisa Kualitas Batugamping Sebagai Bahan Baku Semen Pada Daerah Waangu-Angu Kab. Buton Prov. Sulawesi Tenggara,” J. GEOSAPTA, vol. 7, no. 1, p. 31, 2021.

I. Handa and T. Taufik, “Pemetaan Tingkat Bahaya Bencana Longsor Dan Sistim Perencanaan Tata Letak Bangunan Dalam Tata Ruang Wilayah Kota Baubau,” J. Envirotek, vol. 12, no. 2, pp. 113–120, 2020, doi: 10.33005/envirotek.v12i2.98.

A. W. S. Putra and Y. Podo, “Faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat pengetahuan masyarakat dalam mitigasi bencana alam tanah longsor,” Urecol 6th, pp. 305–314, 2017, [Online]. Available: http://journal.unimma.ac.id/index.php/urecol/article/view/1549

R. Isnaini, “Analisis Bencana Tanah Longsor di Wilayah Provinsi Jawa Tengah,” Islam. Manag. Empower. J., vol. 1, no. 2, pp. 143–160, 2019, doi: 10.18326/imej.v1i2.143-160.

H. S. Naryanto, H. Soewandita, D. Ganesha, F. Prawiradisastra, and A. Kristijono, “Analisis Penyebab Kejadian dan Evaluasi Bencana Tanah Longsor di Desa Banaran, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, Provinsi Jawa Timur Tanggal 1 April 2017,” J. Ilmu Lingkung., vol. 17, no. 2, p. 272, 2019, doi: 10.14710/jil.17.2.272-282.

A. Apriyono, “Analisis Penyebab Tanah Longsor di Kalitlaga Banjarnegara,” J. Ilm. Din. Rekayasa, vol. 5, no. 1, pp. 14–18, 2009.

Bambang Sulistyo, “Mitigasi Bencana Dalam Perencanaan Pengembangan Wilayah,” Semin. Nas., pp. 1–13, 2016.

I. N. Sumana, P. I. Christiawan, and I. G. Budiarta, “Kesiapsiagaan Masyarakat Terhadap Bencana Tanah Longsor Di Desa Sukawana,” J. Pendidik. Geogr. Undiksha, vol. 8, no. 1, p. 43, 2020, doi: 10.23887/jjpg.v8i1.23477.

H. Hanifa and S. Suwardi, “Identifikasi Tingkat Kerawanan Tanah Longsor Di Ajibarang Banyumas Menggunakan Metode Skoring,” J. Tanah dan Sumberd. Lahan, vol. 10, no. 1, pp. 97–103, 2023, doi: 10.21776/ub.jtsl.2023.010.1.10.

S. Nur, “Analisis Kesiapsiagaan dan Mitigasi Bencana Tanah Longsor di Kabupaten Ponorogo,” JPIG (Jurnal Pendidik. dan Ilmu Geogr., vol. 6, no. 1, pp. 81–90, 2021, [Online]. Available: http://ejournal.unikama.ac.id/index.php/JPIG/

S. Kasus, K. Probolinggo, J. T. Geomatika, F. Teknik, and I. T. Sepuluh, “17190-43167-1-Pb,” vol. 5, no. 2, 2016.

B. Waladani, P. A. W. Suwaryo, and A. Suliyanti, “Peningkatan Pengetahuan Mitigasi Bencana Dalam Pengurangan Risiko Bencana Tanah Longsor,” J. Salingka Abdimas, vol. 2, no. 2, pp. 137–141, 2022, doi: 10.31869/jsam.v2i2.3826.

H. Lutfiana, Wahyudi, and E. Hartantyo, “Analisis Potensi Tanah Longsor Menggunakan Metode Geolistrik di Dusun Plalar Desa Kemambang Kecamatan Banyubiru Kabupaten Semarang,” Jurnak Miner. Energi dan Lingkung., vol. 9, no. 1, pp. 27–38, 2025.

Sugito, Z. Irayani, and I. P. Jati, “Investigasi Bidang Gelincir Tanah Longsor Menggunakan Metode Geolistrik Tahanan Jenis di Desa Kebarongan,” Berk. Fis., vol. 13, no. 2, pp. 49–54, 2012.

V. Trisep Haris, F. Lubis, and W. Winayati, “Analisis Stabilitas Lereng Akses Gerbang Selatan Universitas Lancang Kuning,” Siklus J. Tek. Sipil, vol. 5, no. 2, pp. 97–105, 2019, doi: 10.31849/siklus.v5i2.3178.

M. Rizhan, R. Norfaeda, J. Teknik Pertambangan, and P. Negeri Banjarmasin, “Kajian Teknis Kestabilan Lereng Pasca Tambang Berdasarkan Sifat Fisik dan Mekanik Tanah (Study of Post-Mining Slope Stability Based on Physical and Mechanical Properties of Soil),” vol. 9, no. 2, pp. 77–83, 2021.

Frizka Indra Herawati, “Skripsi Analisis Kestabilan Lereng Sebagai Dasar Mitigasi Bencana Daerah Cipanas Dan Sekitarnya, Kabupaten Lebak, Banten,” Universitas Sriwijaya, 2020. [Online]. Available: https://repository.unsri.ac.id/41774/51/RAMA_34201_03071381520035_0010117101_009027505_01_front_ref.pdf

Downloads

Published

2026-05-31

How to Cite

[1]
S. Indriati, E. Elly, R. C. F. Ratumanan, N. S. P, and R. Gultom, “Analisis Potensi Longsor Berdasarkan Karakteristik Geologi, Geometri Lereng, dan Nilai Faktor Keamanan (FoS) di Kecamatan Kokalukuna, Kota Baubau”, djtech, vol. 6, no. 2, pp. 129-142, May 2026.

Issue

Section

Dewantara Journal of Technology Volume 6 No 2