The Analisis Pengaruh Temperatur Air pada Siklus Pengujian Slake Durability Terhadap Ketahanan dan Ukuran Butir Batuan Daerah Kutai Kartanegara
DOI:
https://doi.org/10.59563/djtech.v5i1.301Keywords:
Claystone, Resistance, Grain Size , Slake Durability, TemperatureAbstract
Uji slake durability mampu memberikan gambaran mengenai tingkat kerusakan yang dialami batuan akibat siklus pengeringan dan pembasahan. Temperatur air merupakan salah satu variabel penting terhadap hasil uji slake durability, peningkatan temperatur air dapat mempercepat laju reaksi kimia dan fisik yang terjadi pada batuan selama proses pelapukan. Oleh karena itu, penelitian ini berupaya untuk menganalisis ketahanan dan pengaruh temperatur air pada siklus pengujian slake durability, batulempung dan batulanau dipilih karena memiliki ukuran butir yang berbeda yang nantinya akan dilakukan pengujian ukuran butir untuk mengetahui dominasi material dari setiap lokasi penelitian. Berdasarkan hasil penenlitian didapatkan hasil pengaruh index durability (Id2) terhadap temperatur air didapatkan pada sampel batulanau formasi Balikpapan pengaruh temperatur air sangat kuat dengan nilai (R2) 0.9998, formasi Pulau Balang pengaruh temperatur air kuat dengan nilai (R2) 0.9879, sedangkan sampel batulempung formasi Balikpapan pengaruh temperatur air cukup kuat dengan nilai (R2) 0,791, formasi Pulau Balang pengaruh temperatur air sangat kuat dengan nilai (R2) 0.9659. Untuk dominasi material pada lokasi penelitian didapatkan sampel batulanau formasi Balikpapan sebesar 60,17%, formasi Pulau Balang sebesar 61, 06% sedangkan sampel batulempung formasi Balikpapan sebesar 54,51%, dan formasi Pulau Balang sebesar 61,87%.
References
Y.-L. Yang and T. Zhang, “Effects of water intrusion on thermal conductivity and durability of carbonaceous rocks,” Soils Found., vol. 62, no. 1, p. 101102, 2022, doi: https://doi.org/10.1016/j.sandf.2021.101102.
F. N. A. Pauzi, M. A. M. Ismail, M. Razali, N. Cheng, K. Date, and Y. Yokota, “Enhancing weathered slope stability assessment through the integration of slake durability index, elastic modulus of knocking ball, and electrical resistivity tomography,” Environ. Sci. Pollut. Res., pp. 1–20, 2024, doi: https://doi.org/10.1007/s11356-024-35143-3.
I. M. Alatas and P. T. Simatupang, “Pengaruh proses pelapukan clay shale terhadap perubahan parameter rasio disintegritas (DR),” J. Tek. Sipil ITB, vol. 24, no. 1, pp. 77–82, 2017, doi: https://doi.org/10.5614/jts.2017.24.1.9.
J. A. Franklin and R. Chandra, “The slake-durability test,” in International Journal of Rock Mechanics and Mining Sciences & Geomechanics Abstracts, Elsevier, 1972, pp. 325–328. doi: https://doi.org/10.1016/0148-9062(72)90001-0.
Q. Zhou et al., “Rock fracture initiation under deep extreme in situ conditions: a review,” J. Rock Mech. Geotech. Eng., vol. 16, no. 12, pp. 5297–5324, 2024, doi: https://doi.org/10.1016/j.jrmge.2024.02.020.
M. Misbahudin and I. A. Sadisun, “Analisis Ketahanan (Durability) Batulempung Formasi Subang Di Daerah Ujungjaya Dan Sekitarnya, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat,” Bull. Geol., vol. 2, no. 1, pp. 163–174, 2018, doi: https://doi.org/10.5614/bull.geol.2018.2.1.3.
A. Rahman, A. Triantoro, and A. Mustofa, “Pengaruh pelapukan terhadap sifat fisik batuan dan tanah residual breksi vulkanik,” J. Geosapta, vol. 3, no. 2, 2017, doi: https://doi.org/10.24843/geosapta.2017.
N. K. Assolihat, K. Karyati, and M. Syafrudin, “Suhu Dan Kelembaban Tanah Pada Tiga Penggunaan Lahan Di Kota Samarinda Provinsi Kalimantan Timur,” ULIN J. Hutan Trop., vol. 3, no. 1, 2019, doi: http://dx.doi.org/10.32522/ujht.v3i1.2344.
Q. Tang, S. Akosah, I. Gratchev, and J.-H. Doh, “Evaluating the Impact of Elevated Temperatures on Engineering Properties of Sedimentary Rocks: Insights and Current Trends,” GeoHazards, vol. 7, no. 1, p. 19, 2026, doi: https://doi.org/10.3390/geohazards7010019.
F. Vagnon, D. Costanzo, A. M. Ferrero, M. R. Migliazza, L. Pastero, and G. Umili, “Simulation of temperature and chemical weathering effect on marble rocks,” in IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, IOP Publishing, 2021, p. 12068. doi: https://doi.org/10.1088/1755-1315/833/1/012068.
M. Kaspar, C. Latal, G. Pittino, and V. Reinprecht, “Degradation and Decay of Rocks: Linking Wetting–Drying and Slake Durability Tests for Climate-Sensitive Maintenance,” Geotechnics, vol. 5, no. 4, p. 84, 2025, doi: https://doi.org/10.3390/geotechnics5040084.
M. S. Rianse, E. Anshari, A. H. R. Ulfa, and T. U. Taliding, “Analisis Derajat Pelapukan Massa Batuan Menggunakan Analisis Petrografi dan Uji Kuat Tekan Uniaksial (UCS) Pada Penambangan Kaolin Daerah Semin, Gunung Kidul, Yogyakarta,” OPHIOLITE J. Geol. Terap., vol. 7, no. 2, pp. 59–66, 2025, doi: https://doi.org/10.56099/ophi.v7i2.p59-66.
M. W. F. Widzar, R. Oktaviani, R. Winonazada, T. Trides, and A. J. Pontus, “The Analisis Pengaruh Temperatur Air Pada Siklus Pengujian Slake Durability Terhadap Ketahanan dan Ukuran Butir Batuan Daerah Kutai Kartanegara,” Dewantara J. Technol., vol. 5, no. 2, pp. 13–18, 2025, doi: https://doi.org/10.59563/djtech.v5i2.301.
K. Laitupa, “The Effects Of Weathering On Whole Rock Fractures By Laboratory Testing: Pengaruh Pelapukan Terhadap Rekahan Batuan Utuh Melalui Pengujian di Laboratorium,” INTAN J. Penelit. Tambang, vol. 3, no. 1, pp. 26–34, 2020, doi: https://doi.org/10.56139/intan.v3i1.47.
N. Afni, S. D. Dhevy, A. Winarno, R. Oktaviani, and W. Nugroho, “Analisis Pengaruh PH Air Terhadap Ketahanan Batulempung dengan Pengujian Durability Lokasi PT. RCI, Samarinda, Kalimantan Timur,” J. Sos. Teknol., vol. 2, no. 8, pp. 711–717, 2022, doi: https://doi.org/10.59188/jurnalsostech.v2i8.396.
I. J. Suprayitno and M. Prihaswati, “Systematic Literature Review: Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Melalui Model Pembelajaran Problem Based Learning,” Symmetry Pas. J. Res. Math. Learn. Educ., vol. 10, no. 2, pp. 180–192, 2025, doi: https://doi.org/10.23969/symmetry.v10i2.35439.
P. P. Roreng, J. B. Halik, and M. HALIK, “Systematic Literature Review: Kondisi Makroekonomi Indonesia Pasca Pandemi Covid-19 dan Prospek di Masa Mendatang,” J. Mark. Manag., vol. 2, no. 2, pp. 56–67, 2025, doi: https://doi.org/10.63416/mrb.v2i2.306.
Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, Dan R&D, Cetakan ke. Bandung: Alfabeta, 2020.
D. U. Sutiksno, Ratnadewi, and W. Souisa, Metode Penelitian Kuantitatif. Purbalingga: Eureka Media Aksara, 2017. [Online]. Available: http://repo.iain-tulungagung.ac.id/5510/5/BAB 2.pdf
S. Miao, P.-Z. Pan, P. Konicek, P. Yu, and K. Liu, “Rock damage and fracturing induced by high static stress and slightly dynamic disturbance with acoustic emission and digital image correlation techniques,” J. Rock Mech. Geotech. Eng., vol. 13, no. 5, pp. 1002–1019, 2021, doi: https://doi.org/10.1016/j.jrmge.2021.05.001.







