Transform Infra Red (FTIR) dan Kemometrik sebagai Metode Identifikasi Kandungan Gelatin Babi pada Permen Jelly

Authors

  • Vidi Ashilah Politeknik Dewantara
  • Thitin Binalopa Politeknik Dewantara
  • A. Hermina Julyaningsih Politeknik Dewantara

DOI:

https://doi.org/10.59563/djtech.v6i1.242

Keywords:

FTIR, Gelatin, Kemometrik, Permen Jelly

Abstract

Gelatin banyak digunakan dalam makanan sebagai pembentuk jeli salah satu makanan yang menggunakan gelatin adalah permen jelly. Sebagian besar gelatin komersial adalah berasal dari babi. Agama seperti Islam melarang untuk mengkonsumsi makanan yang berasal atau mengandung babi, termasuk juga gelatin babi. Berdasarkan hal tersebut maka diperlukan metode yang cepat dan dapat dipercaya untuk mendeteksi keberadaan gelatin babi pada sampel permen jelly. Metode FTIR dikombinasikan dengan kemometrik dipilih karena cepat, mudah dan dapat dipercaya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengklasifikasi gelatin babi pada sampel permen jelly menggunakan metode FTIR dikombinasikan dengan metode statistik multivariat (kemometrik). Metode klasifikasi kemometrik dapat digunakan untuk menguji keberadaan gelatin babi pada sampel permen jelly yang beredar di pasaran yang juga memberikan hasil yang baik pada pengujian menggunakan Xematest Pork.

References

Badan Standardisasi Nasional. SNI (Standar Nasional Indonesia). Jakarta: Badan Standardisasi Nasional; 2008.

Zhou P dan Regenstein MJ. Effects of alkaline and acid pretreatments on Alaska Pollock skin gelatin extraction. Journal of Food Science. 2006; 70: 392-396.

Wardani DP, Suharyadi E, dan Abraha K. Kajian awal identifikasi perbedaan gelatin sapi dan gelatin babi. Prosiding Pertemuan Ilmiah XXVI HFI Jateng & DIY: 153-157. Purworejo: Universitas Gadjah Mada; 2012.

Raraswati AM, Triyana K, Triwahyudi, dan Rohman A. Differentiation of bovine and porcine gelatins in soft candy based on amino acid profiles and chemometrics. Journal of Food and Pharmceutical Science. 2013; 2: 1-6.

Che-Man YB dan Mirghani MES. Detection of lard mixed with body fats of chicken, lamb, and cow by fourier transform infrared spectroscopy. Journal of American Oil Chemists' Society. 2001; 8: 753−761.

Ritz M, Vaculíková L, dan Plevová E. Application of infrared spectroscopy and chemometric methods to identification of selected minerals. Acta Geodynamica et Geomaterialia. 2011; 8(1): 47-58.

López-de-Alba PL, López-Martínez L, Cerdá V, dan Amador-Hernández J. Simultaneous determination and classification of riboflavin, thiamine, nicotinamide and pyridoxine in pharmaceutical formulations, by UV- visible spectrophotometry and multivariate analysis. Journal of the Brazilian Chemical Society. 2006; 17(4): 715-722.

Kurniawan T. Aplikasi gelatin tulang ikan kakap merah (Lutjanus sp) pada pembuatan permen jelly. Skripsi. Bogor: IPB; 2006.

Berrueta LA, Alonso-Salces RM, & Héberger K. Supervised pattern recognition in food analysis. Journal of Chromatography A. 2007; 1158(1): 196-214.

Hashim DM, Man YB, Norakasha R, Shuhaimi M, Salmah Y, dan Syahariza ZA. Potential use of fourier transform infrared spectroscopy for differentiation of bovine and porcine gelatin. Food chemistry. 2010; 118(3): 856-860.

Amin MS. Pengkajian metode near infrared (NIR) untuk evaluasi mutu pakan ayam broiler secara cepat dan akurat. Bogor: IPB; 2011.

Stuart B. Infrared spectroscopy: fundamental and applications. Philadelphia: Saunders College Publishing; 2004.

GMIA. Gelatin handbook. USA: Gelatin Manufacture Institute of America; 2012.

Published

2025-11-30

How to Cite

[1]
Vidi Ashilah, Thitin Binalopa, and A. Hermina Julyaningsih, “Transform Infra Red (FTIR) dan Kemometrik sebagai Metode Identifikasi Kandungan Gelatin Babi pada Permen Jelly”, djtech, vol. 6, no. 1, pp. 22-27, Nov. 2025.

Issue

Section

Dewantara Journal of Technology Volume 6 No 1